kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Wapres minta KKP bermain di dua kaki


Rabu, 08 Februari 2012 / 10:48 WIB
Wapres minta KKP bermain di dua kaki
ILUSTRASI. Tambang emas Merdeka Copper Gold (MDKA)


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Wakil Presiden (Wapres) Boediono meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk inovatif merumuskan kebijakan sektor kelautan, juga industrialisasi pengelolaan potensi laut.

Dalam siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hari ini, Boediono meminta KKP membuat kebijakan “dua kaki” atau kebijakan untuk sektor industri perikanan juga untuk nelayan kecil.

“Dalam merumuskan kebijakan tidak bisa tidak dengan dua kaki, ada kaki bagi kelompok besar, kaki yang lain untuk kelompok kecil, ini harus seimbang," kata Boediono saat memberi sambutan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di kantor KKP Jakarta, semalam (7/2).

“Inilah tantangan bagi pembuat kebijakan dasar dibidang kelautan dan perikanan di setiap sektor di negara kita ini,” tambah Boediono. Dalam membuat kebijakan perikanan dan kelautan itu, Boediono berharap untuk menimalisir adanya gap atau perselisihan.

Wapres menambahkan, masalah serupa tidak hanya terjadi di sektor perikanan dan kelautan saja, tetapi juga terjadi di sektor lain, seperti pertanian, dan industri serta jasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×