kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wapres mau lewat, rombongan Jokowi distop polisi


Jumat, 28 Februari 2014 / 10:25 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung berbelanja Mie Sedaap di sebuah hipermarket di Bogor, Minggu (1/3/2020).


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rombongan sepeda Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sempat tertahan iring-iringan kendaraan Wakil Presiden Boediono di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/2/2014) pagi.

Pantauan Kompas.com, Jokowi yang bersepeda ditemani tim Kompas.com, pegiat sepeda serta beberapa duta besar negara sahabat, distop oleh polisi, tepat sebelum Kedutaan Besar Australia.

"Maaf Pak, berhenti sebentar. Ada iring-iringan Wapres," ujar sang Polisi.

Jokowi yang berada di depan rombongan sepeda tersenyum. Semuanya pun berhenti mengayuh sepeda.

Sebenarnya, aktivitas sepeda tersebut sama sekali tidak mengganggu laju iring-iringan RI 2. Sebab, sepeda mengambil jalur lambat, sedangkan iring-iringan Wapres melaju di jalur cepat.

"Ini kejadian langka ini," celetuk salah satu pesepeda seraya tertawa.

Rombongan berhenti sekitar satu menit. Setelah iring-iringan Wapres lewat, rombongan pun kembali melaju. Rencananya, Jokowi dan rombongan akan menuju SCBD Sudirman sebelum ke kantor redaksi Kompas.com di Palmerah Selatan, Jakarta. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×