kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Wamenkeu Thomas Djiwandono: ASEAN Harus Bisa Keluar dari Middle Income Trap


Kamis, 03 Oktober 2024 / 11:16 WIB
Wamenkeu Thomas Djiwandono: ASEAN Harus Bisa Keluar dari Middle Income Trap
Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono saat pembukaan?ASEAN Treasury Forum, di Denpasar, Kamis (3/9).


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - DENPASAR. ASEAN Treasury Forum (ATF) resmi diselenggarakan di Denpasar, Bali pada hari ini (3/10). Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono berharap, dengan adanya ATF dapat membawa ASEAN keluar dari middle income trap. 

Thomas mengungkapkan, dalam beberapa dekade ke depan, sebagian besar negara ASEAN harus bisa keluar dari middle income trap atau jebakan negara berpenghasilan menengah. Menurutnya, hal itu dapat dicapai melalui kolaborasi lintas negara dan inovasi di berbagai sektor.  

"Kondisi geopolitik yang semakin terfragmentasi menyoroti pentingnya menjunjung tinggi kerangka kerja berbasis konsensus yang menjadi landasan komunitas ASEAN," jelas Thomas dalam acara Launching & First Meeting ASEAN Treasury Forum, di Denpasar, Kamis (3/9).

Baca Juga: ASEAN Treasury Forum (ATF) Resmi Digelar, Dorong Transformasi di Bidang Keuangan

Dengan memperkuat kolaborasi lintas sektoral menurut Thomas pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan masyarakat di seluruh ASEAN. Dalam dunia yang semakin tidak ada kesepakatan, pembangunan konsensus dan kolaborasi akan memberikan ketahanan. 

"Dengan mempertimbangkan lanskap global saat ini, saya mendorong semua untuk secara menyeluruh melihat Kembali berbagai tantangan dan kondisi global yang di hadapi semua negara," ujarnya.

Selain itu Thomas menyebutkan sejumlah tantangan yang akan dihadapi oleh semua anggota ASEAN, seperti ketidakstabilan ekonomi, perubahan iklim, pergeseran geopolitik, kemajuan eknologi an kesenjangan sosial. Dengan ATF ini menurut Thomas ASEAN dapat memposisikan diri dengan lebih baik untuk mengatasi secara efektif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×