kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.125   42,00   0,23%
  • IDX 6.162   70,74   1,16%
  • KOMPAS100 808   11,82   1,49%
  • LQ45 616   9,78   1,61%
  • ISSI 213   2,54   1,21%
  • IDX30 347   5,86   1,72%
  • IDXHIDIV20 428   5,53   1,31%
  • IDX80 92   1,39   1,53%
  • IDXV30 117   1,25   1,09%
  • IDXQ30 111   1,82   1,67%

Walikota Makassar mengaku kenal Fathanah


Senin, 06 Mei 2013 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. Agen pemasaran Astra Financial melayani pengunjung pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap kuota daging sapi impor dan pencucian uang. Pria yang menjadi saksi atas tersangka Ahmad Fathanah itu mengaku mengenal yang bersangkutan karena berasal dari daerah yang sama.

"Kenal. Kan sama-sama orang Makassar," Ilham saat ditemui di kantor KPK, Jakarta, Senin (6/5). Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Sulawesi Selatan itu juga mengungkapkan dirinya pernah mendapat dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat mengikuti pilkada pada Januari lalu.

Ilham mengatakan kedatangannya ke KPK ini untuk mengklarifikasi keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi kuota sapi impor. Menurutnya tak ada aliran dana dari kasus yang menjerat mantan petinggi PKS Luthfi Hasan Ishaq kepadanya. "Gak ada (aliran dana)," tegasnya.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus sapi impor, Luthfi dan Fathanah kemudian kembali dijerat dalam kasus pencucian uang. Mereka disangkakan telah melakukan upaya pencucian uang atau menyembunyikan atau menyamarkan harta yang dimilikinya. KPK sendiri kini telah menyita beberapa mobil dari tangan keduanya dan beberapa kerabatnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×