kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Wakapolri: Budaya setoran sudah tidak ada


Rabu, 11 Desember 2013 / 21:56 WIB
ILUSTRASI. Berikut beberapa alasan mengapa kucing peliharaan suka mendengkur.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Oegroseno menampik bila budaya setoran terhadap atasan di Polri masih ada.

"Kalau menurut saya sudah nggak ada. Kalau masih ada kebangetan lah," ujar Oegroseno seusai menjadi narasumber dalam diskusi Antikorupsi dalam acara KPK Fair di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/12) yang dihadiri Wakapolri Komjen Pol Oegroseno, dan Ketua Pukat UGM Zainal Moechtar Arifin, dan mantan Sekretaris Hoegeng, Soedharto.

Dikatakan Oegro, bahwa budaya setor menyetor sudah di larang, sehingga ia memastikan sudah tidak ada lagi budaya bawahan setoran ke atasan di Polri. "Sudah dilarang kok masih mau setoran, nggak ada lah, setoran setiran nggak ada, kalau setoran setiran nggak ada yang nyetir-nyetir nggak ada," ujarnya.

Ia pun mengibaratkan bahwa seekor keledai bila budaya setoran masih ada di tubuh Polri. "Dari dulu kan sudah dilarang, kalau masih ada ya mereka mungkin keledainya ngga minta setorannya, atasan keledai minta lagi sama bawahannya keledai, kalau manusia masih ada, ya harusnya dibawah keledai saja," jelasnya.

Sebelumnya Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyindir kepada polisi kalau masih ada budaya setoran kepada atasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×