kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.809   20,00   0,12%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Virus Nipah Mengintai: Kemenkes Larang Konsumsi Makanan Ini Langsung dari Pohon!


Kamis, 05 Februari 2026 / 06:51 WIB
Virus Nipah Mengintai: Kemenkes Larang Konsumsi Makanan Ini Langsung dari Pohon!
ILUSTRASI. Virus Nipah bisa menular dari hewan ke manusia. Hindari konsumsi nira langsung dari pohon untuk cegah risiko. (dok./https://unsplash.com/Fusion Medical Animation)


Sumber: Kompas TV | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap virus Nipah.

Kekhawatiran penyebaran virus Nipah membesar meski hingga kini belum dilaporkan adanya kasus penularan di Indonesia.

“Hingga saat ini belum terdapat laporan kasus konfirmasi penyakit virus nipah pada manusia di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kemenkes Murti Utami dikutip dari ANTARA, Minggu (1/2/2026).

Namun demikian, kata dia, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena Indonesia bertetangga dengan negara-negara yang terdapat kasus penyebaran Virus Nipah.

“Namun kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan, mengingat Indonesia termasuk wilayah berisiko berdasarkan kedekatan geografis dan intensitas mobilitas dengan negara-negara yang pernah mengalami kejadian luar biasa,” tuturnya.

Malaysia, Singapura dan Thailand, menjadi negara tetangga Indonesia yang sempat berstatus kejadian luar biasa (KLB) Virus Nipah.

Murti juga menyampaikan adanya bukti serologis dan deteksi terkait virus Nipah pada inang alaminya, kelelawar buah. Hal itu pun menjadi penanda potensi sumber penularan di Indonesia, mengingat virus Nipah penyakit zoonotik yang bisa menular dari hewan ke manusia.

Baca Juga: Purbaya Usul Pengelolaan SDA Dibatasi Hanya untuk BUMN dan Lembaga Negara

“Penularan antar manusia juga dilaporkan, terutama melalui kontak erat dengan penderita,” tuturnya.

“Manifestasi klinis bervariasi, mulai infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) ringan hingga berat, serta ensefalitis (peradangan) yang dapat berakibat kematian."

Murti karena itu mengingatkan kepada dinas kesehatan di seluruh Indonesia untuk terus memantau dan verifikasi tren kasus suspek meningitis/ensefalitis, Influenza Like Illness (ILI), Severe Acute Respiratory Infection (SARI), ISPA, dan pneumonia.

Sebab, itu merupakan gejala-gejala yang dialami penderita jika tertular virus Nipah.

Lebih lanjut, Murti juga mengimbau agar masyarakat tak mengonsumsi nira atau aren langsung dari pohonnya. Sebab, kelelawar dapat mengontaminasi sadapan aren atau nira.

Kasus virus Nipah telah terdeteksi di India, dengan dua kasus yang terkonfirmasi di bagian Bengal Barat, per 26 Januari.

Tonton: Dulu 9 Kini 27 Klasifikasi Investor Saham Di BEI, Pengawasan Pasar Modal Diperketat

Artikel ini sudah tayang di Kompas.tv berjudul "Kemenkes Imbau Waspada terhadap Virus Nipah, Minta Masyarakat Tak Konsumsi Aren Langsung dari Pohon"

Selanjutnya: Pendapatan Non Bunga Masih Jadi Penopang Kinerja Perbankan

Menarik Dibaca: HBO Hadirkan 6 Dokumenter Terbaik, Bongkar Kejahatan dan Tragedi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×