kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.004,04   8,82   0.89%
  • EMAS981.000 0,41%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Usai Diperiksa Kejagung, Bos Duta Palma Surya Darmadi Dilarikan ke Rumah Sakit


Kamis, 18 Agustus 2022 / 17:21 WIB
Usai Diperiksa Kejagung, Bos Duta Palma Surya Darmadi Dilarikan ke Rumah Sakit
ILUSTRASI. Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Duta Palma, Surya Darmadi,(tengah) saat tiba di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (15/8/2022).


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tim Jaksa Penyidik pada Direktoriat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan pemeriksaan terhadap tersangka kasus korupsi Surya Darmadi (SD), Kamis (18/8) di Gedung Bundar. Surya Darmadi adalah pemilik Duta Palma Group.

Surya Darmadi didampingi tim penasihat hukum dalam pemeriksaan tersebut. Surya Darmadi diperiksa sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang dilakukan Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka Surya Darmadi, kondisi tersangka mengalami drop atau sakit sehingga penyidik meminta dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada yang bersangkutan.

"Selanjutnya, usai dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh dokter, tersangka Surya Darmadi disarankan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan di RSU Adhyaksa, Ceger, Jakarta Timur," ujar Ketut melalui keterangan tertulis, Kamis (18/8).

Baca Juga: Juniver Girsang Beberkan Alasan Surya Darmadi Tak Kunjung Penuhi Kejagung

Besok, bertempat di Gedung Bundar Jam Pidsus, Surya Darmadi akan dilakukan pemeriksaan kembali oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk sinergitas antar penegak hukum yang sudah berjalan selama ini.

Sebelumnya, Kejagung pada 1 Agustus 2022 menetapkan Surya Darmadi sebagai tersangka atas dugaan penyerobotan lahan kelapa sawit seluas 37.095 hektare di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Lahan tersebut digarap tanpa izin oleh Grup Duta Palma, perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Surya Darmadi, sepanjang 2003-2022. Surya Darmadi diketahui sudah tiga kali tak mengacuhkan panggilan Kejaksaan Agung usai penetapan dirinya sebagai tersangka.

Surya Darmadi juga dijerat pasal tindak pidana korupsi maupun tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 78 triliun.

Surya Darmadi juga sebelumnya telah ditetapkan tersangka kasus korupsi revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasil penyidikan menyebut Surya Darmadi menyuap mantan Gubernur Riau, Annas Maamun, sebesar Rp 3 miliar melalui Gulat Medali Emas Manurung.

Baca Juga: Diperiksa 4 Jam, Surya Darmadi Ditahan di Rutan Kejagung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×