kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Unpad: Semua subjek uji klinis vaksin corona Sinovac di Bandung sudah disuntik


Rabu, 11 November 2020 / 13:35 WIB
Unpad: Semua subjek uji klinis vaksin corona Sinovac di Bandung sudah disuntik
ILUSTRASI. Petugas menyuntikan vaksin kepada relawan saat uji klinis Vaksin COVID-19, Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/8/2020). ANTARA FOTO/Prima Mulia/NA/Pool/nz


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjajaran, Kusnandi Rusmil memastikan seluruh subjek uji klinis tahap tiga vaksin Sinovac telah disuntik.

Total terdapat 1.620 orang yang menjadi subjek dalam uji klinis vaksin virus corona (Covid-19) tersebut. Setelah disuntik, tim akan meninjau keamanan dan efikasi vaksin asal China tersebut."Tinggal diikuti, sebelum disuntik telah diambil darah, kemudian sebulan setelah disuntik diambil darah lagi," ujar Kusnandi dalam Forum Merdeka Barat 9, Selasa (10/11).

Pengambilan darah juga dilakukan kembali setelah 3 bukan dan 6 bulan penyuntikan. Nantinya akan dilihat kadar zat antivirus untuk mengevaluasi vaksin.

Baca Juga: Inilah gangguan mental yang kerap dialami penyintas Covid-19

Efikasi vaksin tersebut juga akan dilihat dengan membandingkan kasus sukses dan kasus plasebo. Meski begitu, Kusnansi bilang penilaian efkasi tak hanya menggunakan hasil uji klinis yang dilakukan di Indonesia.

"Harus puluhan ribu, jadi nanti diambil juga dari Brasil, India, dan negara lainnya," terang Kusnandi.

Uji klinis vaksin Sinovac di Indonesia juga bekerja sama dengan Bio Farma. Nantinya Bio Farma akan memproduksi vaksin Covid-19 tersebut setelah mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selanjutnya: Mengerikan! Dalam sepekan, kasus virus corona global melonjak lebih dari 3,6 juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×