kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.045   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.679   -160,98   -2,76%
  • KOMPAS100 750   -21,20   -2,75%
  • LQ45 566   -14,52   -2,50%
  • ISSI 199   -4,62   -2,27%
  • IDX30 321   -7,81   -2,38%
  • IDXHIDIV20 397   -10,10   -2,48%
  • IDX80 85   -2,23   -2,55%
  • IDXV30 108   -3,62   -3,25%
  • IDXQ30 104   -2,35   -2,21%

Uang Beredar (M2) Tumbuh Melambat Pada Agustus 2024 Menjadi Rp 8.973,7 Triliun


Senin, 23 September 2024 / 11:15 WIB
Uang Beredar (M2) Tumbuh Melambat Pada Agustus 2024 Menjadi Rp 8.973,7 Triliun
ILUSTRASI. Uang beredar (M2) naik 7,3% menjadi Rp 8,973,7 triliun di Agustus 2024


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa uang beredar pada Agustus 2024 tercatat sebesar Rp 8.973,7 triliun atau tumbuh 7,3% secara tahunan (YoY).

Hanya saja, pertumbuhan ini sedikit melambat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 7,6% YoY.

"Likuditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Agustus 2024 tetap tumbuh," ujar Asisten Gubernur, Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Senin (23/9).

Erwin menyebut, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,0% YoY dan uang kuasi sebesar 5,6% YoY.

Baca Juga: Simpanan Nasabah Perorangan Hanya Tumbuh 1% di Agustus, Paling Lambat Sepanjang 2024

Adapun, perkembangan M2 pada Agustus 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

Penyaluran kredit pada Agustus 2024 tumbuh sebesar 10,9% yoy, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 11,7% YoY. Tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh sebesar 12,5% YoY, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Juli 2?024 sebesar 15,9% YoY. 

Sementara itu, aktiva luar negeri bersih terkontraksi sebesar 1,1% YoY, setelah kontraksi sebesar 0,1% YoY pada Juli 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×