kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.028.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.868   -37,00   -0,22%
  • IDX 8.343   71,72   0,87%
  • KOMPAS100 1.174   9,67   0,83%
  • LQ45 842   6,34   0,76%
  • ISSI 297   2,10   0,71%
  • IDX30 440   3,62   0,83%
  • IDXHIDIV20 525   2,61   0,50%
  • IDX80 131   1,06   0,82%
  • IDXV30 143   0,19   0,13%
  • IDXQ30 141   1,00   0,72%

Uang Baru Lebaran 2026: Paket Penukaran Naik Jadi Rp 5,3 Juta!


Senin, 23 Februari 2026 / 04:03 WIB
Uang Baru Lebaran 2026: Paket Penukaran Naik Jadi Rp 5,3 Juta!
ILUSTRASI. Bank Indonesia mengumumkan ketersediaan Rp 185,6 triliun untuk kebutuhan Lebaran 2026.(ANTARA FOTO/AKBAR TADO)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pada periode Ramadan dan Idul Fitri 2026, Bank Indonesia (BI) memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah memadai dan berkualitas di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang kembali digelar bersama perbankan.

Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali, menegaskan kesiapan bank sentral dalam memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat, terutama pada momen peningkatan aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Lebaran.

“Sebelumnya saya menyampaikan dulu bahwa Bank Indonesia komitmen untuk menyiapkan atau menyediakan memastikan kebutuhan uang tunai untuk masyarakat di NKRI ini,” ujar Ricky dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI Februari 2026.

Ia menyampaikan, posisi kas siap edar BI saat ini berada pada level yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kita punya posisi kas siap edar yang memadai untuk kebutuhan masyarakat untuk saat ini. Terutama pada saat sekarang di saat periode Ramadan dan Idul Fitri ini masyarakat sudah kenal dengan program kita yang kita namakan SERAMBI,” kata dia.

Baca Juga: Pemerintah Tolak Kewajiban Rollover dan Refund Kuota Internet, Apa Alasannya?

SERAMBI kembali digelar untuk kelima kalinya

Tahun ini menjadi pelaksanaan SERAMBI yang kelima kalinya.

Program tersebut dilaksanakan BI bersama jaringan perbankan guna mempermudah masyarakat melakukan penukaran uang baru menjelang Lebaran.

“Tahun ini kita kembali melaksanakan SERAMBI. Ini SERAMBI yang kelima kita lakukan bersama dengan perbankan ini,” ujar Ricky.

Dalam pelaksanaan tahun ini, BI melakukan sejumlah peningkatan baik dari sisi jumlah uang yang disiapkan maupun kapasitas layanan penukaran.

Peningkatan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan kenaikan kebutuhan uang tunai di masyarakat.

“Pertama, kami memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi akan baik tentunya kebutuhan uang tunai di masyarakat juga meningkat. Oleh sebab itu kami lakukan peningkatan sekitar 15 persen dari apa kita siapkan untuk penukaran uang di masyarakat,” kata Ricky.

Baca Juga: MUI Tolak Mentah Kompromi Sertifikasi Halal AS, UU JPH Tak Bisa Dinegosiasikan!

BI menyiapkan dana sebesar Rp 185,6 triliun untuk kebutuhan penukaran uang di seluruh Indonesia.

Uang tunai tersebut akan disalurkan melalui seluruh kantor perwakilan BI yang bekerja sama dengan kantor-kantor perbankan.

“Sekitar Rp 185,6 triliun kita siapkan penukaran di seluruh Indonesia yang dilakukan oleh seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia bekerja sama dengan dengan kantor-kantor perbankan,” tutur Ricky.

Titik layanan penukaran uang ditambah, aplikasi PINTAR ditingkatkan

Selain peningkatan nilai nominal uang yang disiapkan, BI juga memperluas cakupan layanan penukaran.

Ricky menyebutkan, jumlah titik pelayanan ditingkatkan secara signifikan agar akses masyarakat semakin luas.

“Kemudian juga kita tingkatkan pelayanannya, titik pelayanannya kita tingkatkan melalui aplikasi PINTAR. Tentunya aplikasi PINTAR ini kita bikin lebih pintar lagi,” ujar dia.

Aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) menjadi kanal utama bagi masyarakat untuk melakukan pemesanan penukaran uang secara daring.

Menurut Ricky, peningkatan kapasitas aplikasi PINTAR BI dilakukan agar proses pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.

“Kemampuannya kita tingkatkan sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan lebih baik lagi,” katanya.

Secara keseluruhan, jumlah titik layanan penukaran uang ditingkatkan menjadi lebih dari 2.800 titik dengan total 8.700 layanan di seluruh Indonesia.

“Titik-titik di seluruh Indonesia kita tingkatkan lebih dari 2.800 titik dan 8.700 layanan di seluruh Indonesia untuk masyarakat bisa pakai untuk melakukan penukaran,” ujar Ricky.

Baca Juga: Pelemahan Rupiah Berimbas Kerek Yield SBN, Biaya Berutang 2026 Makin Berat?

Paket penukaran uang naik jadi Rp 5,3 juta

Salah satu kebijakan yang dinanti masyarakat setiap menjelang Lebaran adalah besaran paket penukaran uang.

Tahun ini, BI menaikkan nilai maksimum paket penukaran uang.

“Kemudian juga yang tentunya ditunggu-tunggu oleh masyarakat adalah kami meningkatkan paket-paket penukaran yang tadinya satu paket Rp 4.300.000 menjadi Rp 5.300.000 per satu paket,” kata Ricky.

Dengan kenaikan tersebut, masyarakat dapat menukar uang dalam jumlah yang lebih besar dalam satu kali transaksi.

Selain menaikkan nilai per paket, BI juga meningkatkan jumlah paket yang tersedia.

“Dengan jumlah paket yang lebih tinggi lagi, yang lebih banyak lagi untuk masyarakat bisa melakukan penukaran kita lakukan peningkatan sebesar 86 persen. Jadi hampir dua kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar dia.

Menurut Ricky, peningkatan jumlah paket dan kapasitas layanan diharapkan mampu mengurangi antrean serta memberikan pengalaman penukaran yang lebih tertib dan nyaman.

Baca Juga: Respons Dunia Usaha Setelah MA AS Batalkan Tarif Resiprokal Trump

“Jadi kami persilakan masyarakat untuk melakukan penukaran melalui aplikasi PINTAR yang tentunya telah kami buat menjadi lebih pintar tadi. Kemudian melalui peningkatan kapasitas,” katanya.

Ia berharap melalui SERAMBI 2026, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan lebih baik.

“Semoga melalui SERAMBI 2026 ini masyarakat bisa khusus menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan baik bersama keluarga,” ujar Ricky.

Jamin ketersediaan uang berkualitas di seluruh Indonesia

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, pihaknya akan menjamin ketersediaan uang rupiah dalam jumlah yang memadai dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia melalui program SERAMBI 2026.

Layanan penukaran uang pada lokasi-lokasi strategis diperkuat melalui aplikasi PINTAR.

Penguatan tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi uang berjalan lancar, termasuk di wilayah yang memiliki tantangan geografis.

BI juga menyatakan akan secara konsisten menjaga ketersediaan uang rupiah dalam jumlah cukup dengan kualitas layak edar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

Komitmen tersebut mencakup penyediaan uang rupiah yang tidak hanya cukup secara nominal, tetapi juga dalam kondisi layak edar, sehingga dapat mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Tonton: Freeport Perpanjang Kontrak hingga 2061, RI Kantongi Tambahan Investasi US$ 20 Miliar

Dengan kesiapan kas siap edar, peningkatan nilai penukaran sebesar 15 persen, penambahan titik layanan menjadi lebih dari 2.800 lokasi dengan 8.700 layanan, serta kenaikan paket penukaran menjadi Rp 5,3 juta per paket, BI memastikan layanan penukaran uang Ramadan dan Idul Fitri 2026 berjalan lebih optimal dibanding tahun sebelumnya.

Program SERAMBI 2026 menjadi bagian dari upaya BI dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat selama momentum hari besar keagamaan nasional.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "BI Siapkan Rp 185,6 T untuk Lebaran 2026, Paket Penukaran Uang Naik Jadi Rp 5,3 Juta"

Selanjutnya: Prakiraan Cuaca Aceh: Waspada Hujan Ringan dan Udara Kabur Senin (23/2)

Menarik Dibaca: Panduan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 di Purbalingga 2026, Catat ya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×