kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Tugas berakhir, Dubes AS pamitan kepada KPK


Selasa, 16 Juli 2013 / 12:41 WIB
ILUSTRASI. Alat berat yang didistribusikan PT Intraco Penta Tbk (INTA)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menjelang berakhir masa tugasnya di Indonesia, Duta Besar Amerika Serikat (AS) Scot Marciel terlihat mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kehadiran pejabat senior Kementerian Luar Negeri AS ke KPK itu untuk berpamitan dengan sejumlah pimpinan lembaga anti korupsi tersebut.

"Saya akan meninggalkan Indonesia. Saya datang untuk mengucapkan selamat tinggal," kata Scot saat ditemui di kantor KPK, Jakarta, Selasa (16/7).

Di KPK, Scot mengaku bertemu dengan Ketua KPK Abraham Samad, Wakil Ketua KPK Zulkarnaen, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan sekjen KPK Anies Basalamah.

Dalam kunjungan terakhirnya ke KPK, sebelum ia kembali ke negaranya pada Kamis (18/7) besok, Scot berpesan agar Indonesia terus berjuang untuk melawan korupsi.

Selama tiga tahun menjabat sebagai duta besar, ia cukup sering mondar-mandir ke kantor KPK. Salah satunya adalah kerja sama menyekolahkan penyidik KPK di FBI.

Rencananya setelah kembali ke negaranya, Scot akan kembali bekerja di Kementerian Luar Negeri AS. Scot mulai menjadi Dubes di Indonesia sejak 2010 menggantikan Cameron Hume.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×