kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

AS dan Indonesia diskusikan konser Lady Gaga


Rabu, 23 Mei 2012 / 16:44 WIB
ILUSTRASI. Sudah turun, Harga mobil bekas Honda Freed kian bersahabat per Mei 2021


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Penolakan atas konser Lady Gaga akhirnya melibatkan pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia. Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia mengatakan, masalah tersebut sedang dibicarakan antar kedua pemerintahan.

"Hal ini sedang didiskusikan antara pihak Amerika dengan pihak Indonesia," tutur Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Scott Marciel di gedung DPR, Rabu (23/5).

Scott berharap konser Lady Gaga bisa digelar. Sebab, dia mengatakan, Indonesia memiliki toleransi yang bagus.

Menurutnya, pemerintah maupun masyarakat Indonesia memiliki sejarah panjang mengenai toleransi dan keterbukaan. Sejarah sikap toleran masyarakat Indonesia juga diyakininya akan berlaku pada persoalan kedatangan penyanyi asal Amerika Sekikat, Lady Gaga, yang akan pada 3 Juni mendatang di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Asal tahu saja, sejumlah ormas Islam menolak konser Lady Gaga. Mereka menuding konser itu bertentangan dengan norma keagamaan. Hingga kini, polisi belum menerbitkan izin atas konser tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×