kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Trending Topics: Peserta BPJS naik kelas gratis, 6 universitas peringkat dunia


Rabu, 18 September 2019 / 07:36 WIB
Trending Topics: Peserta BPJS naik kelas gratis, 6 universitas peringkat dunia
ILUSTRASI. Petugas melayani warga di Kantor Pelayanan BPJS Kesehatan


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah isu yang Kontan.co.id angkat kemarin jadi trending topics. Contoh, pasien BPJS Kesehatan yang memiliki Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) bisa naik kelas tanpa perlu keluar biaya lagi.

Kemudian, enam universitas Indonesia masuk daftar peringat terbaik dunia versi The Times Higher Education. Nah, berikut artikel Kontan.co.id yang menjadi trending topics:

Peserta BPJS Kesehatan bisa naik kelas gratis

Guna memberikan manfaat lebih, sebanyak 11 perusahaan asuransi yang tergabung dalam Forum Asuransi Kesehatan Indonesia (Formaksi) melakukan penandatanganan kerjasama mengenai pasien Coordination of Benefit (CoB) BPJS Kesehatan dengan RS Permata Group yang berada di Bekasi dan Depok.

“Kerjasama yang ditandatangani hari ini merupakan adendum dari Kerjasama Direct Billing yang sudah berjalan sebelumnya. Dengan ada adendum PKS ini, maka kerjasama ini diperluas untuk pasien CoB BPJS Kesehatan,” ujar Direktur Eksekutif Formaksi Dumasi MM Samosir, Selasa (17/9).

Saat ini, bila peserta BPJS Kesehatan yang memiliki Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) ingin naik kelas kamar, maka harus membayar terlebih dahulu selisih biaya (ekses) yang ada. 

Nah, dengan perluasan kerjasama ini, pasien BPJS Kesehatan yang memiliki AKT mendapat kemudahan. Sebab, ekses yang timbul akan langsung ditagih oleh rumahsakit ke perusahaan asuransi yang menerbitkan polis AKT sesuai benefit limit yang pasien miliki.

Baca Juga: Gandeng perusahaan asuransi, peserta BPJS Kesehatan bisa naik kelas gratis

Enam universitas Indonesia masuk peringkat dunia

The Times Higher Education baru saja merilis Peringkat Universitas Dunia 2020 mencakup hampir 1.400 universitas di 92 negara. Penilaian ini berdasarkan pada 13 indikator kinerja yang mengukur kinerja universitas dalam empat hal meliputi: pengajaran, penelitian, transfer pengetahuan, dan pandangan internasional.

Di dunia, untuk tahun keempat berturut-turut, University of Oxford memimpin peringkat di tempat pertama, sementara University of Cambridge turun ke urutan ketiga. Institut Teknologi California naik tiga tempat ke urutan kedua, sedang Stanford, Yale, Harvard, dan Imperial College London semuanya masuk di sepuluh besar.

China menempatkan dua universitas top Asia, dengan Universitas Tsinghua dan Peking masing-masing berada di peringkat 23 dan 24. Universitas-universitas di negara itu terus memperluas pengaruh dan kehadiran mereka di panggung dunia.

Bagaimana dengan Indonesia? Enam universitas terbaik negara kita masuk daftar.

Baca Juga: Keren, 6 universitas Indonesia masuk peringkat dunia versi THE terbaru

Return menggiurkan, dana pensiun masuk pembiayaan infrastruktur

Perusahaan dana pensiun (dapen) dan asuransi mulai ramai membiayai proyek infrastruktur pemerintah. Salah satunya melalui skema Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA).

Chief Executive Officer PINA Eko Putro Adijayanto mengaku, ada beberapa pemain dapen dan asuransi jiwa masuk ke pembiayaan ini. Misalnya saja, PT Taspen (Persero), PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), PT AIA Financial (AIA), dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Dapen dan asuransi sudah masuk berbagai infrastruktur, seperti Taspen dan AIA berinvestasi ke proyek PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yaitu gedung Bandara Kertajati di Jawa Barat melalui reksadana penyertaan terbatas (RDPT),” kata Eko kepada Kontan.co.id, Senin (16/9).

Sedangkan Prudential, berinvestasi pada obligasi berbasis proyek (project bond) yang dikeluarkan PT Jasa Marga Tbk (JSMR). BPJS Ketenagakerjaan masih menunggu payung hukum agar badan sosial eks-Jamsostek ini bisa leluasa menempatkan dana investasi penyertaan langsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×