kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.913   2,00   0,01%
  • IDX 6.430   95,68   1,51%
  • KOMPAS100 848   12,30   1,47%
  • LQ45 639   6,21   0,98%
  • ISSI 222   4,12   1,89%
  • IDX30 359   2,57   0,72%
  • IDXHIDIV20 441   0,41   0,09%
  • IDX80 97   1,35   1,42%
  • IDXV30 120   1,10   0,92%
  • IDXQ30 115   0,32   0,28%

Tren penjualan eceran diperkirakan melandai tiga bulan ke depan


Rabu, 09 Januari 2019 / 19:49 WIB


Reporter: Grace Olivia | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hasil survei Bank Indonesia menunjukkan penjualan eceran pada tiga bulan mendatang berpotensi menurun. Hal itu tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) tiga bulan ke depan yang sebesar 143,3 lebih rendah dari 156 pada bulan sebelumnya.

Menanggapi survei tersebut, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Tutum Rahanta berpendapat, memang ada potensi perlambatan penjualan pada kuartal I-2019. Hal tersebut berkaitan dengan akan digelarnya Pemilihan Umum dan Pemilihan Legislatif serentak pada April mendatang.

"Pengusaha wait and see. Paling tidak, belum terlihat adanya pertumbuhan toko baru hingga awal tahun ini karena memang kami lebih berhati-hati dalam hal ekspansi," ujar Tutum kepada Kontan.co.id, Rabu (9/1).

Tutum mengatakan, biasanya penguasaha ritel cenderung mengejar pembangunan dan pembukaan toko baru sejak awal tahun untuk persiapan jelang Idul Fitri dan Lebaran di mana konsumsi memuncak. Namun, momentum tahun politik kali ini cenderung menahan geliat tersebut.

Kendati begitu, BI memproyeksi, penjualan eceran enam bulan mendatang akan cenderung meningkat. Jika dilihat hingga Mei 2019, IEP enam bulan berada pada level 149,3, meningkat dari 141,7 pada bulan sebelumnya. "Faktor musiman Idul Fitri, Lebaran, dan libur anak sekolah masih diharapkan mendorong konsumsi sehingga meningkatkan penjualan eceran ritel juga," tandas Tutum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×