kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.657   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.620   -16,80   -0,25%
  • KOMPAS100 866   -0,88   -0,10%
  • LQ45 656   -1,17   -0,18%
  • ISSI 231   0,64   0,28%
  • IDX30 367   -0,76   -0,21%
  • IDXHIDIV20 454   -0,16   -0,04%
  • IDX80 99   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 126   0,61   0,49%
  • IDXQ30 118   -0,24   -0,21%

Tjahjo Kumolo sebut CPNS kosong bisa dialihkan pada tahun 2021


Minggu, 01 November 2020 / 17:57 WIB
ILUSTRASI. Menpan RB Tjahjo Kumolo


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo menyebut posisi kosong formasi Pegawai Negeri Sipis (PNS) bisa dialihkan ke tahun 2021.

Hal itu merupakan dampak tak adanya pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Meski begitu pengalihan tersebut tetap memperhatikan kebutuhan pasti dari instansi.

"Sering kali Kementerian/Lembaga khususnya Pemerintah Daerah menyusun formasi atas dasar keinginan bukan atas dasar kebutuhan nyata," ujar Tjahjo kepada wartawan, Minggu (1/11).

Baca Juga: Pengumuman CPNS 2019 hari ini, ini dokumen yang harus diunggah di Sscn.bkn.go.id

Tjahjo bilang penentuan formasi yang tidak tepat tersebut membuat pegawai yang didayagunakan secara optimal. Terlebih lagi di tengah berkembangnya teknologi.

Perkembangan tersebut mengubah kebutuhan terkait pekerjaan. Banyak bidang pekerjaan yang tidak lagi memerlukan banyak pegawai.

"Dengan pendekatan TIK,  sebagian pekerjaan dapat dialihkan ke dalam sistem, sehingga kebutuhan nyata pegawai tidak sebanyak kebutuhan yang diinginkan," terang Tjahjo.

Sebelumnya pemerintah resmi meniadakan formasi dan pengadaan CPNS pada tahun 2021. Hal itu dinilai tidak mungkin dilakukan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×