kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Tingkatkan Kunjungan Wisman, Pengusaha Inginkan Kebijakan Pro Industri Pariwisata


Minggu, 08 Januari 2023 / 18:58 WIB
Kunjungan Wisata ke Bali: Suasana di Pantai Kuta, Bali, Senin (4/7/2022). Tingkatkan Kunjungan Wisman, Pengusaha Inginkan Kebijakan Pro Industri Pariwisata.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Guna mendukung pemulihan di sektor pariwisata, pengusaha meminta kepada pemerintah untuk melakukan berbagai kebijakan di tahun ini yang pro terhadap indusri pariwisata.

Ketua Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Maulana Yusran mengatakan, masalah pariwisata di Indonesia tidak akan terlepas dari masalah regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah. 

Dirinya menegaskan, jangan sampai regulasi yang muncul di tahun ini akan menjadi kontra produktif terhadap industri pariwisata.

Baca Juga: Lampaui Target, Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Capai Rp 218 Triliun di 2022

"Tentu regulasi kebijakan yang pro industri pariwisata menjadi suatu hal yang penting ya, termasuk kebijakan regulasi yang pro terhadap pertumbuhan ekonomi di tahun 2023 ini," ujar Maulana kepada Kontan.co.id, Minggu (8/1).

Pasalnya, sektor pariwisata mulai terpukul sejak pandemi Covid-19 sehingga masih berupaya tumbuh kembali dari kondisi tersebut. Untuk itu, pemerintah perlu mendukungnya dengan berbagai regulasi atau kebijakan, misalnya relaksasi atau insentif dari pemerintah kepada industri pariwisata.

Dirinya masih optimis industri pariwisata akan lebih baik di tahun ini meskipun ada tantangan dari ketidakpastian perekonomian global. 

Hal ini juga tak lepas dari kebijakan pemerintah yang mencabut status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menjadi angin segar bagi industri pariwisata.

Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri Optimistis Target Cadangan Devisa 2023 Akan Tercapai




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×