kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Tiga jurus pemerintah penuhi kebutuhan daging sapi


Selasa, 31 Agustus 2010 / 09:10 WIB


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

Jakarta. Pemerintah berusaha keras menggenjot pasokan sapi lokal. Kementerian Pertanian sudah menyiapkan tiga langkah untuk langkah tersebut.

Pertama, memperbanyak inseminasi buatan. Kedua, meningkatkan pemasukan bibit ternak produktif. Kedua langkah ini bertujuan memperbanyak populasi sapi.

Ketiga, langkah terakhir, pemeritnah akan mengadakan sensus ternak. Menteri Pertanian Suswono mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran hingga Rp 300 miliar untuk program tersebut. "Kita ingin mengetahui seberapa banyak ternak tahun depan," kata Suswono.

Pasokan daging sapi di dalam negeri hingga sekarang masih belum cukup. Pemerintah terpaksa mengimpor 450.000 sapi bakalan untuk memenuhi 32% kebutuhan dalam negeri.

Pemerintah memprioritaskan mengimpor sapi bakalan ketimbang daging sapi karena bernilai tambah. Pasalnya, sapi jenis ini bisa dipelihara dulu selama dua sampai tiga bulan sebelum dipotong untuk diambil dagingnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×