kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tiga jurus pemerintah penuhi kebutuhan daging sapi


Selasa, 31 Agustus 2010 / 09:10 WIB


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

Jakarta. Pemerintah berusaha keras menggenjot pasokan sapi lokal. Kementerian Pertanian sudah menyiapkan tiga langkah untuk langkah tersebut.

Pertama, memperbanyak inseminasi buatan. Kedua, meningkatkan pemasukan bibit ternak produktif. Kedua langkah ini bertujuan memperbanyak populasi sapi.

Ketiga, langkah terakhir, pemeritnah akan mengadakan sensus ternak. Menteri Pertanian Suswono mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran hingga Rp 300 miliar untuk program tersebut. "Kita ingin mengetahui seberapa banyak ternak tahun depan," kata Suswono.

Pasokan daging sapi di dalam negeri hingga sekarang masih belum cukup. Pemerintah terpaksa mengimpor 450.000 sapi bakalan untuk memenuhi 32% kebutuhan dalam negeri.

Pemerintah memprioritaskan mengimpor sapi bakalan ketimbang daging sapi karena bernilai tambah. Pasalnya, sapi jenis ini bisa dipelihara dulu selama dua sampai tiga bulan sebelum dipotong untuk diambil dagingnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×