kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Tidak Lulus, Siswa Berhak Mengulang Ujian Nasional


Jumat, 08 Januari 2010 / 09:56 WIB


Sumber: kontan | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Tahun ini Pemerintah tetap mempertahankan pelaksanaan ujian nasional (UN). Berbeda dengan tahun sebelumnya, pemerintah mengubah format pelaksanaan ujian tersebut.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menjelaskan, mulai tahun ini, UN susulan bukan hanya untuk siswa yang berhalangan hadir lantaran sakit atau terkena bencana alam. "Bagi siswa yang tidak lulus ujian ada waktu satu bulan untuk mengikuti ujian ulang," ucap Nuh usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Kamis (7/1).

Ujian ulang tersebut dapat dilakukan untuk semua mata pelajaran atau cukup mata pelajaran yang nilainya buruk. Nuh berjanji akan secepatnya melakukan sosialisasi kebijakan baru itu sehingga tidak ada perbedaan persepsi.

Memang, Nuh tidak menampik jika perubahan bentuk atau metode pelaksanaan UN memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang jelas, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpesan agar Departemen Pendidikan Nasional terus melakukan pembenahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×