kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Tidak Lulus, Siswa Berhak Mengulang Ujian Nasional


Jumat, 08 Januari 2010 / 09:56 WIB


Sumber: kontan | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Tahun ini Pemerintah tetap mempertahankan pelaksanaan ujian nasional (UN). Berbeda dengan tahun sebelumnya, pemerintah mengubah format pelaksanaan ujian tersebut.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menjelaskan, mulai tahun ini, UN susulan bukan hanya untuk siswa yang berhalangan hadir lantaran sakit atau terkena bencana alam. "Bagi siswa yang tidak lulus ujian ada waktu satu bulan untuk mengikuti ujian ulang," ucap Nuh usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Kamis (7/1).

Ujian ulang tersebut dapat dilakukan untuk semua mata pelajaran atau cukup mata pelajaran yang nilainya buruk. Nuh berjanji akan secepatnya melakukan sosialisasi kebijakan baru itu sehingga tidak ada perbedaan persepsi.

Memang, Nuh tidak menampik jika perubahan bentuk atau metode pelaksanaan UN memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang jelas, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpesan agar Departemen Pendidikan Nasional terus melakukan pembenahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×