kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Thailand batal jual beras, pemerintah cari ke negara lain


Jumat, 30 September 2011 / 10:48 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020). Cuaca hari ini di Jabodetabek sebagian hujan petir, menurut ramalan BMKG.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengaku tak risau dengan rencana pemerintah Thailand yang hendak membatalkan penjualan beras ke Indonesia. Pasalnya, Indonesia bisa membeli beras dari negara lainnya.

Beberapa negara yang dibidik seperti Vietnam, India dan Pakistan. "Jadi tidak perlu khawatir," tegas Mari, kemarin.

Selain itu, Mari mengatakan, di Thailand sendiri juga terdapat banyak sumber beras lainnya. Menurutnya, ada yang cadangan stok pemerintah dan di luar pemerintah.

Namun, sejauh ini, Mari belum menerima konfirmasi resmi soal pembatalan penjualan beras dari pemerintah Thailand. Sehingga dia mengatakan posisi pemerintah sifatnya masih menunggu.

Kabarnya, Thailand berniat membatalkan penjualan beras ke Indonesia. Ini lantaran harga jualnya terlalu murah. Saat ini, Bulog sendiri sedang bernegosiasi pembelian beras tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×