kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Thailand batal jual beras, pemerintah cari ke negara lain


Jumat, 30 September 2011 / 10:48 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020). Cuaca hari ini di Jabodetabek sebagian hujan petir, menurut ramalan BMKG.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengaku tak risau dengan rencana pemerintah Thailand yang hendak membatalkan penjualan beras ke Indonesia. Pasalnya, Indonesia bisa membeli beras dari negara lainnya.

Beberapa negara yang dibidik seperti Vietnam, India dan Pakistan. "Jadi tidak perlu khawatir," tegas Mari, kemarin.

Selain itu, Mari mengatakan, di Thailand sendiri juga terdapat banyak sumber beras lainnya. Menurutnya, ada yang cadangan stok pemerintah dan di luar pemerintah.

Namun, sejauh ini, Mari belum menerima konfirmasi resmi soal pembatalan penjualan beras dari pemerintah Thailand. Sehingga dia mengatakan posisi pemerintah sifatnya masih menunggu.

Kabarnya, Thailand berniat membatalkan penjualan beras ke Indonesia. Ini lantaran harga jualnya terlalu murah. Saat ini, Bulog sendiri sedang bernegosiasi pembelian beras tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×