kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Terungkap, pencurian kabel bawah laut Indosat


Rabu, 26 Juni 2013 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Ini Alasannya Kenapa Kucing Menyukai Tempat yang Gelap


Reporter: Amal Ihsan Hadian | Editor: Amal Ihsan

RIAU. Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengungkap aksi pencurian kabel bawah laut milik perusahaan telekomunikasi Indosat yang melibatkan sindikat internasional.

"Pencurian ini bukan hanya antar-negara, melainkan antar-benua, sampai ke Australia," kata Kepala Polda Kepri Brigjend Pol Endjang Suderajat di Batam, Selasa (25/6/2013).

Dalam kasus itu, Polda Kepri mengamankan barang bukti kabel sepanjang 31 km yang diduga dicuri dari dalam laut. "Kami juga mengamankan tujuh orang, baik pelaku dan penadah," kata dia.

Pencurian terjadi di sekitar Pulau Mapur, Kepulauan Riau.

Kapolda mengatakan sebenarnya itu bukan kasus pencurian pertama. Berdasarkan pengakuan pihak Indosat, kejahatan mengambil kabel bawah laut sudah pernah terjadi pada 2009. Namun tidak pernah dilaporkan ke polisi.

"Kasus ini akan kami ekspos Hari Jumat, karena barang bukti ada di Tanjungpinang," kata Kapolda enggan merinci pengungkapan kasus itu lebih lanjut.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan Antara, pengungkapan kasus terjadi di Perairan Bintan. Barang bukti berupa kabel dititipkan di tempat penampungan dan penjualan besi tua di Batu 8, dan lokasi sudah diberi garis polisi.

Kompas.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×