kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.043   43,00   0,24%
  • IDX 5.756   -184,81   -3,11%
  • KOMPAS100 759   -26,85   -3,42%
  • LQ45 573   -15,86   -2,69%
  • ISSI 199   -6,72   -3,26%
  • IDX30 326   -8,30   -2,49%
  • IDXHIDIV20 404   -7,92   -1,92%
  • IDX80 86   -2,82   -3,18%
  • IDXV30 110   -3,07   -2,71%
  • IDXQ30 105   -2,46   -2,28%

Terungkap, pencurian kabel bawah laut Indosat


Rabu, 26 Juni 2013 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Ini Alasannya Kenapa Kucing Menyukai Tempat yang Gelap


Reporter: Amal Ihsan Hadian | Editor: Amal Ihsan

RIAU. Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengungkap aksi pencurian kabel bawah laut milik perusahaan telekomunikasi Indosat yang melibatkan sindikat internasional.

"Pencurian ini bukan hanya antar-negara, melainkan antar-benua, sampai ke Australia," kata Kepala Polda Kepri Brigjend Pol Endjang Suderajat di Batam, Selasa (25/6/2013).

Dalam kasus itu, Polda Kepri mengamankan barang bukti kabel sepanjang 31 km yang diduga dicuri dari dalam laut. "Kami juga mengamankan tujuh orang, baik pelaku dan penadah," kata dia.

Pencurian terjadi di sekitar Pulau Mapur, Kepulauan Riau.

Kapolda mengatakan sebenarnya itu bukan kasus pencurian pertama. Berdasarkan pengakuan pihak Indosat, kejahatan mengambil kabel bawah laut sudah pernah terjadi pada 2009. Namun tidak pernah dilaporkan ke polisi.

"Kasus ini akan kami ekspos Hari Jumat, karena barang bukti ada di Tanjungpinang," kata Kapolda enggan merinci pengungkapan kasus itu lebih lanjut.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan Antara, pengungkapan kasus terjadi di Perairan Bintan. Barang bukti berupa kabel dititipkan di tempat penampungan dan penjualan besi tua di Batu 8, dan lokasi sudah diberi garis polisi.

Kompas.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×