kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Tersangka korupsi crane akan bertambah


Jumat, 04 September 2015 / 19:33 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti sepakat kasus dugaan korupsi pengadaan 10 mobil crane di PT Pelindo II tidak akan dihentikan.

Mantan Kepala Bareskrim yang kini menjabat Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN), Budi Waseso memastikan dalam waktu dekat ini akan ada tersangka baru dalam kasus yang diduga merugikan negara hingga puluhan miliar tersebut.

"Insya Allah nanti ada (tersangka baru)," ujarnya, Jumat (4/9/2015) di Mabes Polri.

Diungkapkan Budi , selain menggeledah Pelindo II, polisi juga masuk ke ruang kerja Direktur Utama Pelindo II Richard Joost (RJ) Lino. Dari penggeledahan itu penyidik juga menyita sejumlah dokumen dan bukti dugaan korupsi.

‎Tidak berhenti hingga itu, beberapa saksi juga akan diperiksa Bareskrim termasuk R.J Lino sendiri akan segera diperiksa.

Untuk diketahui dalam kasus ini baru ada satu tersangka yakni Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo II Ferialdy Nurlan (FN) Penetapan tersangka pada FN nantinya akan menjadi pintu masuk bagi penetapan tersangka lainnya. (Theresia Felisiani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×