kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Terpopuler: Uang pensiun eselon I, Dunia pertanyakan kapal perang Indonesia di Natuna


Senin, 13 Januari 2020 / 19:16 WIB
Terpopuler: Uang pensiun eselon I, Dunia pertanyakan kapal perang Indonesia di Natuna
ILUSTRASI. Pelantikan dua pejabat eselon I BKPM pada 19 Juli 2018.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah artikel yang Kontan.co.id angkat hari ini jadi kabar terpopuler. Sebut saja, Perubahan skema dana pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Lalu, dunia internasional yang mempertanyakan langkah Indonesia menghadirkan kapal perang di Perairan Natuna Utara. Berikut lima artikel Kontan.co.id yang menjadi kabar terpopuler:

Uang pensiun eselon I bisa Rp 20 juta per bulan, jika skema baru berlaku

Perubahan skema dana pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ternyata belum juga kelar. Bahkan kini statusnya masih dalam kajian.

Rencananya, perubahan skema tersebut akan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP). Namun pembahasan masih dilakukan oleh sejumlah kementerian.

Artikel selengkapnya: Uang pensiun eselon I bisa Rp 20 juta per bulan, jika skema baru berlaku

Pakar hukum: Dunia internasional heran, kapal TNI bersiaga di perairan Natuna

 

Pakar hukum internasional dari Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menilai, banyak kalangan internasional yang mempertanyakan langkah pemerintah menghadirkan KRI di wilayah Perairan Natuna Utara. Pasalnya, kapal- kapal perang tersebut berada di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia dan bukan di wilayah kedaulatan Indonesia.

 

Wilayah kedaulatan merupakan kawasan yang berada dalam jangkauan hingga 12 mil dari bibir pantai, sedangkan ZEE mencapai 200 mil. "Sebenarnya, mohon maaf, orang banyak yang kaget di luar negeri, kok AL banyak berada di ZEE. Karena biasanya itu kapal-kapal sipil," kata Hikmahanto dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/1/2020).

Artikel selengkapnya: Pakar hukum: Dunia internasional heran, kapal TNI bersiaga di perairan Natuna




TERBARU

Close [X]
×