kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Terbitkan global bond, pemerintah memanfaatkan kondisi pasar yang positif


Kamis, 09 Januari 2020 / 15:40 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman menjelaskan soal penerbitan Global Bond untuk pembiayaan defisit APBN 2019, Jumat (25/10).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Adapun berdasarkan data DJPPR yang dihimpun Kontan.co.id, pemerintah berencana menarik utang melalui penerbitan SUN berdenominasi valas sebesar Rp 115,2 triliun sebagai bagian dari pembiayaan APBN 2020. 

Sementara, pinjaman luar negeri ditargetkan sebesar Rp 48,35 triliun sehingga target total utang valas pemerintah secara keseluruhan untuk kebutuhan pembiayaan tahun ini sebesar Rp 163,55 triliun. 

Baca Juga: Unitlink dan Reksadana, mana yang lebih unggul di tahun 2019?

Adapun seperti tahun sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah memprioritaskan pembiayaan utang dalam bentuk mata uang rupiah yang bersumber dari pasar domestik.

Dalam perencanaan penerbitan SBN tahun ini, pemerintah menetapkan porsi SBN domestik berkisar 82%-86% dari total penerbitan SBN Bruto yang mencapai Rp 735,5 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×