kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Terbitkan aturan commercial paper, BI tekan bunga


Senin, 11 September 2017 / 19:04 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Bank Indonesia (BI) telah menerbitkan peraturan baru penerbitan dan transaksi Surat Berharga Komersial (commercial paper/CP). Aturan ini dibuat untuk memperdalam pasar keuangan karena akan menambah instrumen sehingga akan meningkatkan transmisi kebijakan moneter.

Kepala Departemen Pengembangan Pendalaman Pasar Keuangan BI Nanang Hendrasah mengatakan, dengan semakin banyaknya instrumen utang di pasar keuangan, kredit bank akan menjadi lebih kompetitif.

"Secara bertahap kami lihat, bunga kredit modal kerja juga bisa turun karena banyaknya sumber pembiayaan," kata Nanang di Gedung BI, Jakarta, Senin (11/9).

Saat ini, suku bunga kredit bank masih jauh dari ekspetasi suku bunga kredit satu digit. Hingga Juni 2017, suku bunga kredit bank tercatat rata-rata masih 11,83%.

Ia melanjutkan, "Commercial Paper" sebagai salah satu instrumen utang oleh korporasi sendiri memiliki biaya yang lebih murah ketimbang bunga kredit dari bank meski harus mengeluarkan biaya seperti biaya pemeringkatan dan penatausahaan.

“Selisihnya bisa mencapai 100 basis poin atau 1% lebih rendah dibanding biaya bunga bank,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×