kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Tenor KUR sektor produktif harusnya dibedakan


Jumat, 27 Oktober 2017 / 19:40 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memutuskan untuk menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari semula 9% efektif per tahun menjadi sebesar 7% dan berlaku mulai 1 Januari 2018.

Tak hanya itu, pemerintah juga memutuskan untuk meningkatkan target porsi penyaluran KUR di sektor produksi (pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi dan jasa produksi) di tahun depan menjadi minimum sebesar 50% dari target total penyaluran sebesar Rp 120 triliun, dari sebelumnya sebesar 40%.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, keputusan tersebut bisa mendorong pertumbuhan UMKM, khususnya industri pengolahan skala kecil. Apalagi penurunan bunga KUR harus disinergiskan dengan kenaikan porsi penyaluran KUR ke sektor produktif. Sebab, selama ini 60% KUR masih didominasi sektor perdagangan.

Meski pemerintah telah mengambil keputusan itu, Bhima melihat masih ada tantangan. "Tantangannya di perbankan," kata Bhima kepada Kontan.co.id, Jumat (27/10).

Menurutnya, risiko dari sektor industri relatif lebih tinggi dibanding perdagangan. Dengan profil resiko tinggi, biasanya bank menahan penyaluran ke industri.

Oleh karena itu lanjut Bhima, penyaluran KUR ke sektor produktif harus dibedakan berdasarkan lama tenornya. Sebaiknya, ada grace period atau masa jeda pembayaran cicilan kredit.

"Tenornya jadi lebih panjang karena industri turn overnya lebih lama daripada sektor jasa," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×