kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.512   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.737   -121,96   -1,78%
  • KOMPAS100 897   -19,04   -2,08%
  • LQ45 659   -10,81   -1,61%
  • ISSI 244   -4,17   -1,68%
  • IDX30 372   -4,53   -1,20%
  • IDXHIDIV20 455   -5,95   -1,29%
  • IDX80 102   -1,78   -1,71%
  • IDXV30 130   -1,85   -1,40%
  • IDXQ30 119   -1,19   -0,99%

Tarif Trump: Apa Saja yang Sudah Berlaku dan Akan Datang?


Kamis, 10 Juli 2025 / 06:21 WIB
Tarif Trump: Apa Saja yang Sudah Berlaku dan Akan Datang?
ILUSTRASI. The U.S. flag, decreasing stock graph and word 'Tariffs' are seen in this illustration taken, April 4, 2025. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah melancarkan perang dagang global melalui serangkaian tarif yang ditujukan pada produk-produk tertentu dan negara-negara tertentu.

Trump menetapkan tarif dasar sebesar 10% untuk semua impor ke AS, ditambah dengan tarif tambahan untuk produk atau negara tertentu.

Baca Juga: Negosiasi Lagi dengan AS, Indonesia Berharap Tarif Lebih Rendah dari Negara ASEAN

Berikut adalah daftar tarif yang telah diterapkan maupun yang diancam akan diberlakukan:

Tarif Berdasarkan Produk – Sudah Berlaku

  • Baja dan aluminium – 50%
  • Mobil dan suku cadang mobil – 25%

Baca Juga: Donald Trump Kenakan Tarif 32%, Indonesia Lanjutkan Negosiasi

Tarif Berdasarkan Produk – Terancam Diberlakukan

  • Tembaga – 50%
  • Produk farmasi – hingga 200%
  • Semikonduktor – 25% atau lebih
  • Film dan hiburan – 100%
  • Kayu dan produk hasil hutan
  • Mineral kritis
  • Pesawat terbang, mesin dan suku cadangnya

Baca Juga: Trump Kenakan Tarif 50% untuk Brasil, Perintahkan Investigasi Praktik Dagang Tak Adil

Tarif Berdasarkan Negara – Sudah Berlaku

  • Kanada – 10% untuk produk energi, 25% untuk produk lain yang tidak tercakup dalam Perjanjian AS-Kanada-Meksiko (USMCA)
  • Meksiko – 25% untuk produk yang tidak tercakup USMCA
  • China – 30%, dengan tambahan tarif untuk produk tertentu
  • Inggris – 10%, dengan beberapa impor mobil dan logam dikecualikan dari tarif global yang lebih tinggi
  • Vietnam – 20% untuk beberapa produk, 40% untuk produk hasil transshipment dari negara ketiga

Baca Juga: Solusi Jika Tarif AS Tetap Tinggi: INDEF Sarankan Kurangi Ekspor dan Cari Pasar Baru

Tarif Berdasarkan Negara – Terancam Diberlakukan Mulai 1 Agustus

  • Aljazair – 30%
  • Bangladesh – 35%
  • Bosnia dan Herzegovina – 30%
  • Brunei – 25%
  • Kamboja – 36%
  • Indonesia – 32%
  • Irak – 30%
  • Jepang – 25%
  • Kazakhstan – 25%
  • Laos – 40%
  • Libya – 30%
  • Malaysia – 25%
  • Moldova – 25%
  • Myanmar – 40%
  • Filipina – 20%
  • Serbia – 35%
  • Sri Lanka – 30%
  • Afrika Selatan – 30%
  • Korea Selatan – 25%
  • Thailand – 36%
  • Tunisia – 25%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×