kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Tambah kapasitas, 3 RS ini menjadi Rumahsakit Khusus Covid-19


Kamis, 24 Juni 2021 / 23:10 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia membuat tingkat keterisian rumahsakit meningkat. Di sejumlah daerah, tingkat keterisian rumahsakit di atas 80%.

Mengacu data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), tingkat keterisian rumahsakit di Provinsi D.I. Yogaykarta dan Jawa Tengah sebesar 85%, Banten 87%, Jawa Barat 88%, dan DKI Jakarta 90%. 

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 sudah meningkat menjadi 94.420 per 24 Juni.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Kamis (24/6): Rekor lagi, tambah 20.574 kasus, ingat prokes

"Melihat kondisi tingkat keterisian yang tinggi terutama di Jakarta dan sekitarnya, Kemenkes menunjuk 3 rumahsakit di bawah kewenangan Kemenkes menjadi Rumahsakit Khusus Covid-19," katanya dalam konferensi pers lewat akun YouTube Kemenkes, Kamis (24/6). 

Ketiga rumahsakit tersebut adalah RSUP Fatmawati, RSUP Persahabatan, dan RSPI Sulianti Saroso. Semuanya ada di Jakarta.

"Dengan mengonversi ketiga rumahsakit menjadi pelayanan full Covid-19 bisa semakin menambah tempat perawatan untuk pasien Covid-19," ujar Nadia.

Selanjutnya: Asosiasi Rumah Sakit: Tabung oksigen dan alat kesehatan lainnya makin terbatas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×