kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Tak Semua Produk AS yang Diimpor ke Indonesia Bebas Tarif, Barang Ini Dikecualikan


Minggu, 20 Juli 2025 / 05:50 WIB
Tak Semua Produk AS yang Diimpor ke Indonesia Bebas Tarif, Barang Ini Dikecualikan
ILUSTRASI. Pemerintah menegaskan bahwa tidak semua produk Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia akan bebas tarif.(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa seluruh produk AS yang masuk ke Indonesia akan dikenakan tarif 0%, ternyata hal tersebut tak berlaku untuk seluruh produk.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menegaskan bahwa tidak semua produk Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia akan bebas tarif.

Ia menjelaskan, dari 11.552 pos tarif HS, disepakati hanya 11.474 pos tarif HS yang mendapatkan tarif 0%.

"Ada beberapa produk yang sekarang kita diskusikan untuk tidak dikenakan 0% dan mereka (AS) sepakat," ujar Susiwijono kepada awak media di Jakarta, Jumat (18/7).

Baca Juga: AS Turunkan Tarif Impor Jadi 19%, Angin Segar bagi Pengusaha Sepatu

Susiwijono memberi contoh bahwa komoditas seperti minuman beralkohol (minuman keras) dan daging babi tidak akan mendapatkan tarif 0% saat masuk ke Indonesia.

"Itu HS-nya kan ada. Itu tidak akan nol," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya sebelumnya kepemimpinan presiden AS Donald Trump, sebagian besar produk AS yang masuk ke Indonesia sudah dengan tarif 0%.

"Selama ini gak ada Trump, gak ada siapapun barang AS yang ke Indonesia itu sudah sebagian besar 0%. Kalau dari sisi nilai 39 koma sekian, 40%-an itu memang sudah 0%. Jadi average rate tarif kita itu memang sudah rendah," katanya.

Baca Juga: GAPMMI Sebut Tarif Impor ke AS Turun, Ekspor Mamin RI Kian Prospektif

Tidak hanya itu, ia menjelaskan bahwa semua perjanjian dagang dengan negara lain seperti Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dan Free Trade Agreement (FTA) juga tarifnya 0%.

"Tidak hanya dari AS, dari kawasan lain pun memang bea masuk impornya memang sudah 0%. Kalau dicek ke buku tarifnya Bea Cukai itu memang sebagaian besar sudah 0%," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×