kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.738   2,00   0,01%
  • IDX 6.423   52,61   0,83%
  • KOMPAS100 852   8,78   1,04%
  • LQ45 644   9,38   1,48%
  • ISSI 229   1,34   0,59%
  • IDX30 367   5,93   1,64%
  • IDXHIDIV20 454   6,55   1,47%
  • IDX80 98   1,05   1,09%
  • IDXV30 126   0,54   0,43%
  • IDXQ30 119   2,04   1,75%

Tak Lapor Repatriasi dan Investasi Tax Amnesty Jilid II, Bersiap Dapat Surat Teguran


Jumat, 19 Mei 2023 / 16:51 WIB
ILUSTRASI. Sudah ada 172 wajib pajak yang melaporkan repatriasi dan investasi program tax Amnesty jilid II hingga 11 Mei 2023.KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, sudah ada 172 wajib pajak yang melaporkan repatriasi dan investasi program tax Amnesty jilid II hingga 11 Mei 2023.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwi Astuti mengatakan, pihaknya masih akan memberikan kesempatan kepada seluruh wajib pajak untuk menyampaikan laporan realisasi repatriasi dan investasi sampai dengan 31 Mei 2023.

“Oleh karena itu, masih terdapat kemungkinan peningkatan penyampaian laporan oleh wajib pajak,” ujar Dwi kepada Kontan.co.id, Jumat (19/5).

Baca Juga: Sebanyak 172 WP Sudah Repatriasi dan Investasi PPS

Dwi bilang, wajib pajak yang tidak atau terlambat menyampaikan laporan realisasi repatriasi dan investasi akan diberikan surat teguran sebagaimana dimaksud pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 196/2021.

Adapun sanksi yang dimaksud berdasarkan PMK tersebut adalah sanksi tambahan pajak penghasilan (PPh) final apabila komitmen repatriasi harta tidak dipenuhi wajib pajak.

Sanksi tambahan PPh final bakal lebih kecil apabila wajib pajak memberitahukan kegagalan repatriasi dan membayar sanksi secara sukarela.

Sebaliknya, sanksi akan lebih besar apabila kegagalan repatriasi ditemukan DJP hingga diterbitkannya Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×