kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Tak ingin GBK dan Jakabaring telantar, pemerintah ikut seleksi Olimpiade 2032


Jumat, 30 November 2018 / 13:38 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usai perhelatan pesta olahraga terbesar di Asia, pemerintah memastikan fasilitas olahraga yang dibuat tidak akan telantar.

Sebelumnya terdapat renovasi besar-besaran bagi pusat kompleks olah raga di Gelora Bung Karno (GBK) dan Jakabaring di Palembang. Dua pusat olahraga tersebut dapat menjadi aset penting bagi Indonesia.

"Dua pusat olahraga dan bisnis yang besar bertaraf internasional," ujar Sekretaris Menteri Sekretariat Negara (Sesmensetneg), Satya Utama saat acara Mantul, Jumat (30/11).

Kompleks olah raga GBK dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelola Kompleks GBK di bawah Kemsetneg. Salah satu cara membuat aset negara tersebut tidak terbengkalai adalah dengan meningkatkan aktivitas penggunaan GBK.

Oleh karena itu, Indonesia mengincar pelaksanaan pesta olahraga terbesar di dunia yaitu Olimpiade. Indonesia telah mengikuti seleksi tuan rumah Olimpiade tahun 2032.

Selain dimanfaatkan untuk acara olahraga, GBK juga dimanfaatkan untuk ruang publik. Dari total wilayah 279 hektare, 53% di antaranya digunakan untuk ruang publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×