kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.943   30,00   0,17%
  • IDX 6.066   28,62   0,47%
  • KOMPAS100 782   4,76   0,61%
  • LQ45 599   3,48   0,58%
  • ISSI 211   0,88   0,42%
  • IDX30 334   2,95   0,89%
  • IDXHIDIV20 426   3,53   0,84%
  • IDX80 89   0,50   0,56%
  • IDXV30 116   0,89   0,78%
  • IDXQ30 109   0,82   0,76%

Tak ingin GBK dan Jakabaring telantar, pemerintah ikut seleksi Olimpiade 2032


Jumat, 30 November 2018 / 13:38 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usai perhelatan pesta olahraga terbesar di Asia, pemerintah memastikan fasilitas olahraga yang dibuat tidak akan telantar.

Sebelumnya terdapat renovasi besar-besaran bagi pusat kompleks olah raga di Gelora Bung Karno (GBK) dan Jakabaring di Palembang. Dua pusat olahraga tersebut dapat menjadi aset penting bagi Indonesia.

"Dua pusat olahraga dan bisnis yang besar bertaraf internasional," ujar Sekretaris Menteri Sekretariat Negara (Sesmensetneg), Satya Utama saat acara Mantul, Jumat (30/11).

Kompleks olah raga GBK dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelola Kompleks GBK di bawah Kemsetneg. Salah satu cara membuat aset negara tersebut tidak terbengkalai adalah dengan meningkatkan aktivitas penggunaan GBK.

Oleh karena itu, Indonesia mengincar pelaksanaan pesta olahraga terbesar di dunia yaitu Olimpiade. Indonesia telah mengikuti seleksi tuan rumah Olimpiade tahun 2032.

Selain dimanfaatkan untuk acara olahraga, GBK juga dimanfaatkan untuk ruang publik. Dari total wilayah 279 hektare, 53% di antaranya digunakan untuk ruang publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×