kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Tahun ini, pemerintah revitalisasi 200 pasar tradisional


Minggu, 08 Mei 2011 / 15:32 WIB


Reporter: Riendy Astria | Editor: Edy Can

JAKARTA. Tahun ini, pemerintah akan merevitalisasi 200 pasar tradisional. Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Gunaryo mengatakan, revitalisasi pasar ini untuk membenahi pasar yang sudah kumuh.

Maklum, dia bilang 10% dari 13.000 pasar di Indonesia sudah berusia di atas 10 tahun. "Jadi supaya lebih baik," katanya, Jumat (6/5) lalu.

Pemerintah juga akan membina perdagangan untuk mendapatkan manajemen pasar yang bagus. Menurut Gunaryo, pembeli akan diberikan edukasi, dan pengelola pasar akan dibina khusus untuk menguasai manajemen pasar sehingga bisa membuat pasar yang nyaman bagi para pembeli. "Selain itu, manajemen pasar yang bagus akan membuat pasar rakyat memiliki daya saing,” lanjutnya.

Tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 515 miliar untuk revitalisasi pasar tradisional itu. Asal tahu saja, pemerintah sudah merevitalisasi pasar sejak 2005 silam.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Ngadiran mengatakan, pemerintah harus jelas memberikan informasi program revitalisasi pasar tradisional ini. Dia mengatakan, pemerintah harus memberikan informasi dimana letak pasar yang akan direvitalisasi, bagaimana kondisinya, berapa anggarannya, harus jelas semua, informasikan saja di media tidak usah takut. Sebab dia bilang, sering kali anggaran yang dialokasikan pemerintah hanya sampai 60%, sisanya 40% bocor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×