kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.965   73,00   0,41%
  • IDX 5.920   -180,89   -2,96%
  • KOMPAS100 771   -24,22   -3,04%
  • LQ45 583   -15,01   -2,51%
  • ISSI 205   -6,80   -3,21%
  • IDX30 330   -7,80   -2,31%
  • IDXHIDIV20 405   -7,67   -1,86%
  • IDX80 87   -2,71   -3,01%
  • IDXV30 109   -1,96   -1,77%
  • IDXQ30 106   -2,00   -1,86%

Tahun ini harga minyak dunia bakal tembus US$ 95 per barel


Senin, 10 Januari 2011 / 22:26 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Harga minyak dunia yang terus merangkak naik di kisaran USD 90 per barel. Pengamat perminyakan Kurtubi menerangkan harga minyak di 2011 bakal terus melambung. “Dalam setahun ini harga minyak dunia rata-rata sekitar USD 95 perbarel,” terang Kurtubi.

Menurut Kurtubi kenaikan harga minyak dunia disebabkan oleh beberapa hal yaitu ekonomi Eropa dan Amerika yang terus membaik. Sehingga hal itu membuat permintaan minyak bertambah, sedangkan untuk suplainya tidak mengikuti pertumbuhan permintaan.

Selain itu, melemahnya Dollar AS juga ikut menyumbang naiknya harga minyak di dunia. “Jadi jika asumsi pemerintah tidak relevan melihat kondisi minyak dunia yang diprediksi sulit untuk turun, maka akan ada revisi terhadap APBN,” tegas Kurtubi

Sementara itu Pengamat perminyakan lainnya Pri Agung Rakhmanto mengungkapkan, pada 2011 harga minyak akan berkutat di kisaran US$ 90 per barel.” namun fluktuasinya dapat mencapai US$ 100,” ucapnya.

Pri bilang, perkiraan pemerintah bakal meleset jika mengasumsikan harga minyak dikisaran US$ 80 per barel. “Pemerintah jangan terlalu kaku pada asumsinya, jadi pemerintah bisa menaikan harga minyak itu jika memang harga minyak dunia sulit untuk dikendalikan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×