kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Tahun ini harga minyak dunia bakal tembus US$ 95 per barel


Senin, 10 Januari 2011 / 22:26 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Harga minyak dunia yang terus merangkak naik di kisaran USD 90 per barel. Pengamat perminyakan Kurtubi menerangkan harga minyak di 2011 bakal terus melambung. “Dalam setahun ini harga minyak dunia rata-rata sekitar USD 95 perbarel,” terang Kurtubi.

Menurut Kurtubi kenaikan harga minyak dunia disebabkan oleh beberapa hal yaitu ekonomi Eropa dan Amerika yang terus membaik. Sehingga hal itu membuat permintaan minyak bertambah, sedangkan untuk suplainya tidak mengikuti pertumbuhan permintaan.

Selain itu, melemahnya Dollar AS juga ikut menyumbang naiknya harga minyak di dunia. “Jadi jika asumsi pemerintah tidak relevan melihat kondisi minyak dunia yang diprediksi sulit untuk turun, maka akan ada revisi terhadap APBN,” tegas Kurtubi

Sementara itu Pengamat perminyakan lainnya Pri Agung Rakhmanto mengungkapkan, pada 2011 harga minyak akan berkutat di kisaran US$ 90 per barel.” namun fluktuasinya dapat mencapai US$ 100,” ucapnya.

Pri bilang, perkiraan pemerintah bakal meleset jika mengasumsikan harga minyak dikisaran US$ 80 per barel. “Pemerintah jangan terlalu kaku pada asumsinya, jadi pemerintah bisa menaikan harga minyak itu jika memang harga minyak dunia sulit untuk dikendalikan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×