kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.625   72,00   0,41%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tahun depan, pemerintah kurangi subsidi ke PLN


Senin, 22 Juni 2015 / 20:50 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Subsidi yang diberikan pemerintah ke PT PLN (Persero) untuk menyubsidi harga listrik pelanggannya akan dikurangi, tahun depan. Ini seiring dengan rencana pemerintah mengubah mekanisme subsidi untuk golongan rumah tangga 450 VoltAmpere (VA) dan 900 VA.

“Pasti (subsidinya) berkurang. Berkurangnya ke PLN-nya, tapi bertambah di subsidi ke rumah tangganya,” kata Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro, ditemui usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (22/6). 

Tahun depan, Bambang mengatakan, subsidi listrik diutamakan langsung diberikan kepada rumah tangga konsumen. Bambang memastikan, konsumen rumah tangga dengan daya 450VA dan 900VA tidak akan terganggu dalam mendapatkan listriknya. “Sekarang dipastikan masyarakat bisa bayar, sehingga listrknya enggak putus. Saya belum tahu depositnya berapa, tergantung nanti hitungan teknisnya. Tapi, yang penting kita jamin mereka tidak terganggu daya belinya untuk konsumsi listrik,” kata Bambang. 

Sebagai informasi, program subsidi listrik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2015 disepakati sebesar Rp73,1 triliun. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×