kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Susi: Swasembada garam dalam 2 tahun terlalu lama


Senin, 05 Januari 2015 / 22:45 WIB
ILUSTRASI. Rencana divestasi lanjutan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar 14% ke RI telah mendekati babak akhir.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti menilai, swasembada garam dalam waktu dua tahun terlalu lama. Baginya, Indonesia akan mampu swasembada ada garam dalam waktu satu tahun.

"Akhir 2015 harus bisa kita swasembada garam. Jangan 2017, masak garam mau swasembada saja harus tunggu 2 tahun," ujar Susi di Jakarta, Senin (5/1/2014).

Menurut Susi, langkah awal menuju swasembada garam adalah dengan menghentikan impor garam. Menurut dia, impor garam hanya menguntungkan segelintir orang saja. Sementara itu, terkait teknologi, Susi mengatakan bahwa teknologi sudah sangat maju untuk meningkatkan produktivitas garam nasional.

Oleh karena itu kata dia, anggaran hasil pengurangan subsidi tahun 2015 bisa digunakan untuk membeli alat-alat yang berguna bagi para petani garam. "Teknologi kita bisa beli, kita tidak kekurangan uang. Kita tidak kekurangan uang kalau tidak subsidi BBM. Pengalihan ini untuk swasembada garam," kata dia. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×