kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Survei konsumen DRI: Covid-19 bikin konsumen khawatir kondisi perekonomian terkini


Jumat, 03 Juli 2020 / 20:11 WIB
Survei konsumen DRI: Covid-19 bikin konsumen khawatir kondisi perekonomian terkini
ILUSTRASI. Pemulihan Sektor Ritel: Pengunjung di salah satu gerai pusat perbelanjaan di Jakarta, Selasa (16/6). Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) memperkirakan pemulihan bisnis ritel akan berjalan lambat tahun ini karena daya beli masyarakata belum pulih akibat p


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konsumen nampak semakin pesimistis terhadap kondisi perekonomian terkini. Berdasarkan riset Danareksa Research Institute (DRI), ini terlihat dari Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat ini yang turun tajam 10,7% mom menjadi 36,8.

"Penurunan IKE saat ini, menunjukkan kalau konsumen nampak semakin memberikan pandangan negatif terhadap kondisi perekonomian terkini, terutama kondisi lapangan pekerjaan," kata Head of Economic Research DRI Moekti P. Soejachmoen dalam keterangan resmi terkait optimisme konsumen yang diterima Kontan.co.id, Jumat (3/7).

Baca Juga: Menyasar milenial, produk baru Minak Djinggo Rempah, harganya Rp 10.000 per bungkus

Pesimistis konsumen tersebut disebabkan oleh masih merebaknya Covid-19 di Indonesia bahkan pada bulan Juni 2020. Sebanyak 41,2% konsumen merasa khawatir akan pandemi tersebut. Jumlah ini meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 33,47%.

Pandemi Covid-19 tersebut membuat 55,36% konsumen berpikir kalau pandemi ini akan menyebabkan kelangkaan pekerjaan. Sementara 22,98% konsumen merasa khawatir akan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), apalagi sudah tercatat banyak PHK akibat pandemi ini.

Baca Juga: Pelaku industri otomotif masih hati-hati menggarap kendaraan listrik di Indonesia

Sebanyak 44,23% konsumen mengkhawatirkan kalau Covid-19 akan meningkatkan harga makanan. Akan tetapi, konsumen yang mengkhawatirkan akan penurunan kinerja industri pengolahan terlihat menurun, yaitu dari 17,40% menjadi 14,24%.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×