kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Survei: Jokowi rajai sosial media


Senin, 17 Maret 2014 / 07:20 WIB
ILUSTRASI. Resep Garang Asem Ayam dengan Kuah Susu, Lebih Sehat dan Anti Kolesterol! (dok/Asian Food Network)


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Perdebatan dalam sosial media sudah semakin ramai. Debat itu pun terjadi dalam ranah politik. Ketika ada suatu isu yang menjadi penggerak maka pihak yang lain juga ikut mengomentari isu tersebut..

Associate Director Paramadina Graduate School, Abdul Malik Gismar menuturkan, bahwa tokoh yang paling banyak dibicarakan menjadi bagian dari perdebatan dalam sosial media. Dalam hal ini Joko Widodo atau Jokowi menjadi faktor yang tidak bisa dilupakan dalam perdebatan di Twitter.

"Jokowi menjadi penggerak isu, banyak politisi yang berkomentar mengenai ide atau masalah pencalonan Jokowi karena hampir sebagian besar topics di twitter membahas jokowi," ujarnya dalam paparan survei Reading Indonesia Project (RIPRO) di Jakarta, Minggu (16/3).

Jokowi pun kerap menjadi pembicaraan bagi sejumlah tokoh politik. Selai Jokowi, beberapa tokoh partai politik lain yang juga menjadi pembicaraan di Twitter adalah; Marzuki Alie dari Partai Demokrat, Anis Matta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Aburizal Bakrie dari Partai Golkar.

Marzuki Allie mengambil porsi paling tinggi ketimbang tokoh lainnya. "Marzukie Alie tercatat mengambil porsi 46,90%, Anis Matta 19,53% dan Aburizal Bakrie sebesar 18,93%," katanya.

Survei ini diambil dari percakapan di twitter dari tanggal 1 januariJhingga 15 Februari 2014. RIPRO - Paramadina melakukan analisa atas 1,42 juta celoteh dalam pembicaraan yang terkait dengan kandidat capres dalam Pemilu. (Arief Wicaksono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×