Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Survei Konsumen Bank Indonesia mencatat persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini menguat pada April 2026. Namun di tengah kenaikan optimisme tersebut, keyakinan masyarakat terhadap penghasilan saat ini mulai melemah.
Hal ini tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) naik menjadi 116,5 pada April 2026, lebih tinggi dibandingkan Maret 2026 sebesar 115,4. Kenaikan IKE ditopang oleh membaiknya persepsi masyarakat terhadap ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama.
Bank Indonesia mencatat Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) naik menjadi 108,8 dari sebelumnya 107,8. Sementara Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) meningkat menjadi 112,6 dari bulan sebelumnya 109,2.
Baca Juga: Purbaya Tegaskan Tak Akan Gelar Lagi Program Tax Amnesty
Namun di sisi lain, Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) justru turun menjadi 128,1 dari Maret 2026 sebesar 129,2. Meski masih berada di zona optimistis, penurunan IPSI mengindikasikan persepsi masyarakat terhadap kondisi pendapatan mulai melandai di tengah perbaikan aktivitas ekonomi.
Secara spasial, peningkatan IKE terutama terjadi di Kota Pontianak, Bandar Lampung, dan Makassar. Sementara penurunan IKE tercatat di Medan, Denpasar, dan Mataram.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan terhadap penghasilan saat ini masih tercatat kuat pada seluruh kelompok. Indeks tertinggi berada pada kelompok pengeluaran di atas Rp 5 juta sebesar 138,4.
Dari sisi usia, kelompok usia 20-30 tahun masih menjadi kelompok paling optimistis terhadap penghasilan saat ini dengan indeks sebesar 137,6, meskipun sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca Juga: BPOM Perketat Pengawasan Vape, Produk Ilegal Jadi Sasaran Utama
Sementara itu, persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja meningkat pada responden berpendidikan sarjana dengan indeks mencapai 118,5
Berdasarkan kelompok usia, IKLK berada di zona optimistis pada hampir seluruh kelompok umur, kecuali kelompok usia di atas 60 tahun yang masih berada di zona pesimistis.
Di sisi konsumsi, indeks pembelian barang tahan lama meningkat pada hampir seluruh kelompok pengeluaran. Pengecualian terjadi pada kelompok pengeluaran Rp 2,1 juta-Rp 3 juta yang mengalami penurunan indeks menjadi 106,2.
Adapun berdasarkan usia, indeks pembelian barang tahan lama tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun sebesar 121,7.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













