kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Surplus neraca pembayaran Indonesia bisa US$ 1,5 M


Jumat, 21 September 2012 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. Yuk, tonton beberapa episode Tonight Show yang kocak untuk menghibur hari Anda


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan current account defisit di kuartal ketiga ini bisa mencapai 2,1% dibanding GDP. Angka ini turun dibandingkan defisit current account di kuartal dua yang mencapai 3,1% GDP.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Perry Warjiyo, Jumat (21/9). Surplus BOP (balance of payment) atau neraca pembayaran (N/P) di kuartal tiga pun bisa mencapai US$ 1,5 miliar, setelah di kuartal dua defisit US$ 2,8 miliar," ujarnya.

Bahkan di kuartal empat mendatang, BI memprediksi Indonesia tetap akan mengalami surplus BOP sebear US$ 1 miliar. "Karena kami perkirakan harga komoditas di kuartal empat akan ada rebound. Jadinya current account defisit pun bisa di kisaran 2%," pungkasnya.

Surplus BOP ini terjadi setelah adanya trade defisit di Juli yang menurun. Dari sisi transaksi modal pun terlihat semakin banyak foreign direct investment (FDI) yang masuk di saham dan obligasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×