CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Surplus neraca pembayaran Indonesia bisa US$ 1,5 M


Jumat, 21 September 2012 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. Yuk, tonton beberapa episode Tonight Show yang kocak untuk menghibur hari Anda


Reporter: Anna Suci Perwitasari

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan current account defisit di kuartal ketiga ini bisa mencapai 2,1% dibanding GDP. Angka ini turun dibandingkan defisit current account di kuartal dua yang mencapai 3,1% GDP.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Perry Warjiyo, Jumat (21/9). Surplus BOP (balance of payment) atau neraca pembayaran (N/P) di kuartal tiga pun bisa mencapai US$ 1,5 miliar, setelah di kuartal dua defisit US$ 2,8 miliar," ujarnya.

Bahkan di kuartal empat mendatang, BI memprediksi Indonesia tetap akan mengalami surplus BOP sebear US$ 1 miliar. "Karena kami perkirakan harga komoditas di kuartal empat akan ada rebound. Jadinya current account defisit pun bisa di kisaran 2%," pungkasnya.

Surplus BOP ini terjadi setelah adanya trade defisit di Juli yang menurun. Dari sisi transaksi modal pun terlihat semakin banyak foreign direct investment (FDI) yang masuk di saham dan obligasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×