kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Sudi: SBY marah karena kinerja menteri buruk


Selasa, 16 Juli 2013 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. Serial One of Us Is Lying, serial terbaru Netflix yang siap tayang di Netflix minggu ini.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi, mengatakan, amarah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap para menterinya pada Sabtu (14/7) pekan lalu muncul bukan tanpa sebab. SBY murka lantaran melihat kinerja para menterinya sangat buruk dalam merespons kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. 

"Kemarahan SBY muncul akibat ketidakpuasan terhadap kinerja para menteri. Dari dulu setiap ada pekerjaan menteri yang tidak benar, SBYselalu mengoreksi, selalu memperhatikan. Setelah itu, Presiden membuat langkah-langkah nyata," tutur Sudi di Kantor Presiden, Selasa (16/7).

Sudi menilai, atensi presiden yang sangat serius tersebut, membuat para menteri bisa bekerja lebih cepat dalam meredam kenaikan harga-harga dengan menambah pasokan daging di pasaran.

Buktinya, setelah itu, pasokan daging sapi sudah mulai didatangkan hingga ratusan ton. "Jadi, wajarlah kalau Presiden itu mengoreksi dan memberikan arahan-arahan yang agak lebih keras kadang-kadang atau sesekali," tambah Sudi.

Sudi membantah jika kinerja para menteri baru baik setelah SBY marah terlebih dahulu. Ia bilang, banyak juga prestasi para menteri dalam melakukan tugas-tugas mereka, tetapi luput dari pemberitaan media.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×