kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Stabilitas Terjaga, BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan


Selasa, 19 Desember 2023 / 19:49 WIB
Stabilitas Terjaga, BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) bersama para Deputi Gubernur BI dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur di Jakarta, Kamis (19/10/2023). 


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) diramal akan menahan suku bunga acuan dalam rapat Dewan Gubernur BI Desember 2023.

Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) Kurniawati Yuli Ashari mengungkapkan, suku bunga acuan pada akhir tahun berarti akan ditutup pada level 6%. 

“Didukung dengan stabilitas yang relatif terjaga di akhir tahun ini, baik dari sisi rupiah maupun inflasi,” terang Nia kepada Kontan.co.id, Selasa (19/12). 

Nia menambahkan, ini juga seiring dengan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang menahan suku bunga acuannya pada Desember 2023. 

Baca Juga: Minim Katalis, Intip Proyeksi Rupiah untuk Rabu (20/12)

Meski kebijakan suku bunga tak berubah, Nia melihat BI akan memperkuat instrumental non suku bunga yang ada, seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), juga Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI). 

Hal tersebut dilakukan, untuk memanfaatkan momentum masuknya dana asing saat ini yang mampu mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. 

Selain itu, Nia juga menyarankan BI perlu untuk makin gencar dalam menjangkar pergerakan inflasi pangan, melihat inflasi pangan pada November 2023 naik cukup tinggi. 

Baca Juga: Permintaan Dalam Negeri dan Ekspor Menurun, Kebutuhan Pembiayaan Korporasi Melambat

“Untuk Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), juga Tim Pengendalian Inflasi perlu dilanjutkan dan diperkuat,” tandas Nia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×