Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan dukungannya terhadap kebijakan beras SPHP satu harga. Menurutnya, negara harus hadir menjamin keadilan harga pangan bagi seluruh masyarakat.
“Kita ingin harga beras itu satu harga seperti bensin, baik di Jawa maupun luar Jawa. Biaya transportasi nanti akan ditanggung pemerintah agar masyarakat Indonesia Timur tidak membayar lebih mahal,” ujar Zulkifli Hasan.
Sementara itu, Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya peran Bulog dalam menyerap hasil panen petani. Ia menargetkan serapan gabah dan beras pada 2026 mencapai 4 juta ton.
“Kalau ini tercapai, stok beras nasional akan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Dengan stok yang melimpah, tidak ada alasan harga beras naik,” tegas Amran.
Tonton: Terus Bertambah, 2.277 WNI di Kamboja Minta Dipulangkan ke Indonesia
Pada 2026, pemerintah merencanakan penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 1,5 juta ton untuk program SPHP, 720 ribu ton untuk bantuan pangan, 70 ribu ton untuk bantuan bencana, serta 600 ribu ton untuk penjualan ke pasar umum.
Selanjutnya: Badai Musim Dingin Lumpuhkan Perjalanan di AS, Ribuan Penerbangan Dibatalkan
Menarik Dibaca: Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Selasa 27 Januari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













