kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Sri Mulyani: Subsidi energi ditambah, APBN masih mampu


Selasa, 06 Maret 2018 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa telah menerima usulan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk penambahan anggaran subsidi energi, yakni untuk solar dan listrik.

Pihaknya telah menghitung penambahan tersebut. Sri Mulyani mengatakan, dari sisi APBN, secara kesuluruhan masih mampu untuk menjalankan usulan tersebut.

“Kami lihat, kemampuan APBN cukup untuk meng-cover sesuai proposal dari Menteri ESDM dan Menteri BUMN ini. Dengan demikian, subsidinya akan ditambah, neraca PLN dan Pertamina akan tetap terjaga, dan masyarakat tetap mendapatkan harga yang tidak berubah,” kata Sri Mulyani di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (6/3).

Menurut Menkeu, jumlah subsidi yang akan ditetapkan ini adalah dalam rangka membuat neraca keuangan dari Pertamina dan PLN tetap terjaga di tengah naiknya harga minyak dunia. Namun demikian, di saat yang sama, dari sisi defisit anggaran akan tetap dijaga kurang dari 2,19% yang ada dalam UU APBN 2018.

“Jadi semuanya tetap terjaga. Secara makroekonomi, yaitu fiskal kita tetap kredibel, penerimaan, belanja, dan pembiayaan tetap sesuai UU APBN dengan defisit 2,19%,” ujarnya.

Menurut Sri Mulyani, dari APBN, kenaikan harga minyak dunia sebetulnya memberikan pendapatan lebih banyak dalam bentuk PNBP. “Ini kami sedang menghitung, kira-kira usulan sudah kami terima dan kami akan laporkan ke dewan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×