kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45780,32   4,77   0.62%
  • EMAS1.023.000 -0,68%
  • RD.SAHAM 0.16%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sri Mulyani perkirakan ekonomi Indonesia bisa kontraksi 1,1% tahun ini


Jumat, 14 Agustus 2020 / 17:46 WIB
Sri Mulyani perkirakan ekonomi Indonesia bisa kontraksi 1,1% tahun ini
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani berjalan memasuki ruangan untuk mengikuti rapat kerja tertutup dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2020). Rapat itu membahas surat menteri keuangan terkait perkembangan skema burden sharing

Reporter: Bidara Pink | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2020 akan bergeser ke arah negatif. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membeberkan prediksi, kalau ekonomi Indonesia di tahun ini akan bergerak di minus 1,1% hingga 0,2%.

"Agak bergeser ke arah negatif atau mendekati 0% karena melihat tekanan kuartal II-2020 sangat dalam," ujar Sri Mulyani dalam paparan Nota Keuangan, Jumat (14/8).

Proyeksi ini juga terkait dengan adanya tekanan-tekanan yang dalam akibat Covid-19 kepada komponen pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini. Seperti contohnya, konsumsi rumah tangga yang merupakan motor penggerak utama perekonomian diperkirakan minus 1,3% hingga 0%.

Baca Juga: Kendalikan inflasi 2021, administered prices dan volatile food jadi perhatian Menkeu

Sementara itu, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi juga diperkirakan masih akan berada di zona negatif, yaitu minus 4,2% hingga minus 2,6%.

Ekspor dan impor juga diperkirakan masih akan mendapat tekanan luar biasa dari perekonomian global sehingga masih akan berada dalam zona negatif. Ekspor diperkirakan akan turun -5,6% hingga -4,4%. Sedangkan impor diperkirakan bergerak turun antara -10,5% hingga -8,4%.

Sri Mulyani mengatakan kalau pertumbuhan ekonomi akan diusahakan untuk bisa pulih di kuartal III-2020. Tapi, Menkeu meminta agar proses pemulihan ekonomi tidak hanya bergantung pada pemerintah. Dia juga meminta agar masyarakat lebih disiplin lagi dalam menjaga kesehatan dan kebersihan, yaitu dengan mengikuti protokol kesehatan.

Baca Juga: Kemenkeu sebut ada tiga strategi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, apa saja?

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×