kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sri Mulyani bilang bapak-bapak ciptakan ketidakpastian global, kenapa?


Rabu, 05 Februari 2020 / 12:57 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan keterangan pers seusai menggelar rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (22/1). Berbagai masalah di belahan dunia membuat kondisi perekonomian global cukup


Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi Mahadi

Namun demikian, Sri Mulyani mengatakan Indonesia cukup mampu menahan kinerja ekonomi pada tahun 2019 dengan inflasi yang terjaga rendah dan permintaan domestik yang menopang pertumbuhan. Hal tersebut menjadi anomali di antara negara-negara berkembang lain di dunia. 

Data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pertumbuhan ekonomi RI sepanjang 2019 sebesar 5,02%. Pemerintah pun, ujar dia terus berupaya untuk menerapkan kebijakan-kebijakan yang tak hanya mampu menjaga pertumbuhan ekonomi namun juga kualitas pertumbuhan melalui penciptaan lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan. 

Baca Juga: Kesepakatan Indonesia-Singapura juga mencakup penurunan tarif pajak royalti

"Kami terus berusaha untuk memikirkan bagaimana cara untuk menjaga kinerja perekonomian dibandingkan dengan negara peers dan juga dunia, serta memikirkan apa saja pilihan kebijakan dan instrumen yang tersedia sesuai dengan ruang fiskal dan moneter yang kita miliki," jelas dia. (Mutia Fauzia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sri Mulyani Sebut Bapak-bapak Ciptakan Ketidakpastian Global, Mengapa?"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×