kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Sore ini, akses Tol Jakarta-Merak masih lumpuh


Minggu, 15 Januari 2012 / 16:25 WIB
ILUSTRASI. Berikut fakta-fakta menarik tentang kucing yang mungkin belum Anda ketahui.


Reporter: Asnil Bambani Amri, Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Hujan deras yang mengguyur Banten selama dua hari membuat kali Ciujung, Serang, meluap. Jalan Tol Jakarta-Merak masih lumpuh, dan hingga menjelang sore ini ketinggian air mencapai sekitar 1,2 meter akibat luapan Sungai Ciujung. Hal serupa pernah terjadi pada 2001.

Akibatnya, warga di sekitar Kali Ciujung harus mengungsi. Saat ini, sekitar 2.000 warga setempat menjadikan bahu jalan tol Jakarta-Merak untuk mengungsikan diri.

"Jumlah pengungsi sekarang bertambah. Dari Kecamatan Kragilan, jumlahnya mencapai 1.158 kepala keluarga," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banten Suyadi Wiraatmadja, Minggu (15/1/2012).

Menurut Suyadi, Kecamatan Kragilan termasuk yang paling parah karena posisinya dekat dengan Kali Ciujung. Tiap kali perumahan mereka diterjang banjir, warga Kragilan akan naik dan berlindung di bahu jalan tol. Selain warga Kecamatan Kragilan, tol Jakarta-Merak juga dipenuhi warga dari Kecamatan Kibin. Menurut Suyadi, setidaknya ada 832 kepala keluarga Kecamatan Kibin yang memilih jalan tol sebagai tempat perlindungan. (Yogi Gustaman/Hendra Gunawan/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×