kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.039.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.783   -40,00   -0,24%
  • IDX 8.235   -86,97   -1,04%
  • KOMPAS100 1.158   -11,60   -0,99%
  • LQ45 838   -5,18   -0,61%
  • ISSI 293   -4,14   -1,40%
  • IDX30 443   -2,67   -0,60%
  • IDXHIDIV20 534   -1,42   -0,26%
  • IDX80 129   -1,09   -0,84%
  • IDXV30 144   -1,15   -0,79%
  • IDXQ30 143   -0,54   -0,37%

Sokong Smart City IKN, Pemerintah Amerika Serikat Kucurkan Hibah US$ 2,49 Juta


Kamis, 26 Februari 2026 / 21:37 WIB
Sokong Smart City IKN, Pemerintah Amerika Serikat Kucurkan Hibah US$ 2,49 Juta
ILUSTRASI. Istana Negara yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN) (Dok./Humas Otorita IKN)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi memperkuat perencanaan kota cerdas (smart city) melalui kerja sama asistensi teknis dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kontrak hibah senilai US$ 2,49 juta pada Selasa (25/2/2026).

Dukungan finansial tersebut diberikan melalui U.S. Trade and Development Agency (USTDA), lembaga independen Pemerintah AS yang berfokus pada pembangunan ekonomi dan kemitraan investasi. Hibah ini ditujukan untuk menyusun blueprint Smart City IKN yang terintegrasi dan siap investasi.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan fondasi utama dalam pembangunan Nusantara agar mampu bersaing secara global.

Baca Juga: Tekanan Fiskal Meningkat, S&P Ingatkan Ancaman bagi Peringkat Utang Indonesia

“Visi kami jelas Nusantara harus menjadi kota yang hijau, berkelanjutan, dan secara fundamental cerdas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).

Asistensi teknis ini nantinya akan menghasilkan sejumlah dokumen strategis, mulai dari arsitektur perusahaan kota cerdas, paket pengadaan (procurement-ready RFP), hingga model finansial dan investasi. Proyek ini juga mencakup kerangka kerja kepatuhan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dalam pelaksanaannya, proyek ini melibatkan konsorsium yang dipimpin oleh Eficens Systems Inc, bersama Frost & Sullivan, ASECH Indonesia, Mirekel, serta PT Searce Technologies Indonesia (Partner Google Cloud Platform).

Project Director inisiatif ini dari Frost & Sullivan Amerika, Subhranshu Sekhar Das, menilai Nusantara memiliki peluang besar untuk berevolusi menjadi kota kognitif (Cognitive City) melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang adaptif.

“Nusantara berpotensi menjadi model rujukan global bagi paradigma perkotaan berbasis kecerdasan ini,” kata Subhranshu.

Rapat perdana proyek ini pun telah digelar dengan dihadiri Senior Representative USTDA untuk Indonesia, Yolanda Hanna. Kerja sama ini diharapkan memastikan implementasi kota cerdas di IKN berjalan terstruktur dan transparan.

Melalui hibah USTDA, Otorita IKN berkomitmen untuk tidak hanya membangun Nusantara secara fisik, tetapi juga merancang sistem digital yang matang dan berorientasi masa depan. Hasil dari blueprint ini diharapkan menjadi percontohan bagi pengembangan kota cerdas di Indonesia maupun dunia.

Selanjutnya: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Kota Bengkulu

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Kota Bengkulu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×