kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Sofyan Djalil diminta lanjutkan tugas terkait reforma agraria


Selasa, 22 Oktober 2019 / 20:22 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri ATR/BPN kabinet kerja periode 2014-2019 Sofyan A Djalil diminta melanjutkan tugasnya di periode sebelumnya.

Hal itu disampaikan Sofyan usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana. Meski begitu Sofyan belum menyebutkan secara pasti posisi yang akan ia jabat.

"Rasanya sih melanjutkan pekerjaan yang belum selesai, masalah agraria, masalah redistribusi, masalah reforma agraria dan lain-lain," ujar Sofyan kepada wartawan, Selasa (22/10).

Baca Juga: Ini dua pekerjaan besar menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

Fokus kerja Sofyan nantinya masih berkaitan dengan kepastian hukum atas tanah. Hal itu sebelumnya juga menjadi capaian kerja dari Kementerian ATR/BPN.

Masalah sertifikasi akan dipercepat dengan membuat peta jalan masalah sertifikasi lahan. Capaian dari peta jalan tersebut adalah membuat seluruh tanah terdaftar pada tahun 2025.

Selain itu, Sofyan menyebutkan tidak ada perubahan nomenklatur dalam Kementerian ATR/BPN. Padahal sebelumnya terdapat kabar kementerian tersebut akan digabung dengan Kementerian Kehutanan.

Baca Juga: Luhut Panjaitan tiba di Istana, ini jejeran menteri lama yang dipanggil Jokowi

"Tadinya kan sempat ada wacana, tapi ngak ada jadi tetap nomenklatur yang ada," terang Sofyan.

Pada pertemuan itu Sofyan bilang tidak membahas mengenai pemindahan ibu kota. Meski pun Kementerian ATR/BPN memiliki tugas terkait dengan tata ruang ibu kota baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×