kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.928   28,00   0,16%
  • IDX 6.337   -3,05   -0,05%
  • KOMPAS100 837   -2,47   -0,29%
  • LQ45 633   -3,70   -0,58%
  • ISSI 217   -0,54   -0,25%
  • IDX30 357   -1,56   -0,44%
  • IDXHIDIV20 442   -1,60   -0,36%
  • IDX80 95   -0,45   -0,47%
  • IDXV30 119   0,17   0,15%
  • IDXQ30 114   -0,62   -0,54%

Softbank merugi, bagaimana nasib Grab di Indonesia?


Sabtu, 09 November 2019 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. The logo of SoftBank Ventures Asia is seen at the company in Seoul, South Korea, March 4, 2019.


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kerugian yang dialami Softbank serta tingginya persaingan bisnis diperkirakan akan memberikan dampak bagi kelangsungan usaha Grab.

Oleh karena itu, Decacorn asal Malaysia itu dipaksa untuk mencari cara untuk mengamankan profitabilitas dan margin perusahaan.

Padahal, Masayoshi Son CEO Softbank Group dalam kunjungannya ke Indonesia pada Juli 2019 itu telah berjanji membenamkan investasi sebesar US$ 2 miliar untuk membangun 'markas kedua' bagi perusahaan bervaluasi US$ 14 miliar tersebut.

Baca Juga: Gara-gara WeWork dan Uber, SoftBank catat kerugian pertama dalam 14 tahun

SoftBank yang notabene investor terbesar Grab dengan total investasi mencapai US$ 3 miliar di Grab melaporkan kerugian sebesar US$ 8,9 miliar atau setara Rp 125 triliun pada kuartal pertama 2019.

Kemudian, seperti dikutip dari Fortune.com, pada Rabu (6/11) lalu, Softbank kembali melaporkan penurunan nilai aset besar-besaran atas investasinya di WeWork, startup penyewaan ruang kantor, hingga mencapai US$ 9,2 miliar atau setara 90% dari total investasi Softbank di WeWork yang tercatat sebesar US$ 10,3 miliar.

Baca Juga: Malaysia OKs Gojek's entry, ride-hailing firms says talks still on 

“Ini murni kesalahan penilaian saya, yang saya harus renungkan,” ujar Masayoshi di hadapan para investor dan media.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×