kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.885   -9,00   -0,05%
  • IDX 8.019   1,70   0,02%
  • KOMPAS100 1.126   0,89   0,08%
  • LQ45 815   2,70   0,33%
  • ISSI 286   -0,22   -0,08%
  • IDX30 431   1,75   0,41%
  • IDXHIDIV20 523   5,20   1,01%
  • IDX80 126   0,20   0,16%
  • IDXV30 142   1,46   1,03%
  • IDXQ30 138   0,74   0,54%

Soal Potensi 16.000 Pegawai Bea Cukai Dirumahkan, Ini Kata Menteri PANRB


Kamis, 11 Desember 2025 / 13:56 WIB
Soal Potensi 16.000 Pegawai Bea Cukai Dirumahkan, Ini Kata Menteri PANRB
ILUSTRASI. Petugas melintas dekat logo Bea dan Cukai Pasar baru Jakarta, Rabu (8/5/2024). Bea Cukai Pasar Baru bersama Dittipid Narkoba Bareskrim Polri berhasil menggagalkan dua penyelundupan narkotika jenis ekstasi sebanyak 20 ribu butir dengan enam tersangka sindikat internasional yaitu Belgia dan Belanda. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/08/05/2024


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memberikan tenggat waktu satu tahun kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk melakukan reformasi total terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Jika tidak membuahkan hasil, 16.000 pegawai Bea Cukai berpotensi dirumahkan.

Keputusan ini muncul setelah berbagai persoalan kepabeanan terus terjadi dan merusak citra DJBC, mulai dari praktik under-invoicing, dugaan masuknya barang ilegal, hingga lemahnya pengawasan di sejumlah pelabuhan dan bandara.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Rini Widyantini menyampaikan, dirinya belum berdiskusi dengan Menkeu Purbaya karena persoalan terkait pegawai berkaitan dengan aspek organisasi.

Baca Juga: Permintaan Pita Cukai Melonjak, Bea Cukai Optimistis Target Penerimaan 2026 Tercapai

Ia menjelaskan dirinya perlu terlebih dahulu melihat apakah lembaga atau sistemnya yang perlu diperbaiki sebelum membahas mengenai personel.

“Jadi saya memang belum ada diskusi dengan beliau. Saya memang sudah berencana untuk meminta waktu, namun beliau masih ada beberapa agenda yang belum disampaikan,” tutur Rini kepada awak media, saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (11/12/2025).

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan 16.000 pegawai tersebut akan dialokasikan ke kementerian lain, ia menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan hal yang wajar dalam birokrasi. Meski demikian, fungsi pemerintahan harus tetap berjalan, termasuk tugas-tugas seperti di Bea Cukai dan fungsi lain yang memang harus dijalankan oleh PNS.

“Di tempat saya juga tidak semuanya orang-orang PANRB, Tapi ada juga orang Kementerian Keuangan, tempat saya juga ada,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×