kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.455.000   12.000   0,83%
  • USD/IDR 15.155   87,00   0,57%
  • IDX 7.743   -162,39   -2,05%
  • KOMPAS100 1.193   -15,01   -1,24%
  • LQ45 973   -6,48   -0,66%
  • ISSI 227   -2,76   -1,20%
  • IDX30 497   -3,22   -0,64%
  • IDXHIDIV20 600   -2,04   -0,34%
  • IDX80 136   -0,80   -0,58%
  • IDXV30 141   0,18   0,13%
  • IDXQ30 166   -0,60   -0,36%

Soal MRT, Hatta Rajasa sudah setuju?


Jumat, 21 Desember 2012 / 20:52 WIB
Soal MRT, Hatta Rajasa sudah setuju?
ILUSTRASI. Banyak sekali rumor atau mitos yang beredar mengenai vaksin Covid-19. ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rapat pembahasan proyek mass rapid transit (MRT) yang sejatinya digelar Jumat (21/12) antara Gubernur DKI Jakarta dengan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa terpaksa ditunda. Kendati demikian, Jokowi mengaku sudah berkomunikasi dengan Hatta.

Dia mengatakan, Hatta telah memberi lampu hijau atas proyekt ersebut. "Tapi berapa persentasenya biar beliau yang tentukan nanti," kata Jokowi di Balaikota, Jumat (21/12).

Asa tahu saja, salah satu agenda rapat tersebut membahas soal pembagian beban investasi antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Jokowi mengatakan telah menurunkan persentase angka pembagian beban yang semula 70% Pemerintah Pusat dan 30% Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadi 60:40.

Saat ini seperti diketahui bahwa Pemprov DKI menanggung beban investasi sebesar 58% sementara pemerintah pusat 42%. Jokowi menganggap komposisi ini memberatkan Pemprov yang masih harus mensubsidi tiket proyek yang menggunakan pinjaman dari Japan Investment Cooperation Agency (JICA) senilai 12 miliar yen ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×